Friday, September 23, 2016

Jenis Jenis Seleksi



I. PENDAHULUAN
Seleksi adalah serangkaian langkah kegiatan yang digunakan untuk memutuskan apakah pelamar diterima atau tidak. Langkah-langkah ini mencakup pemaduan kebutuhan-kebutuhan kerja pelamar dan organisasi.
Dalam banyak departemen personalia, penarikan dan seleksi digabungkan dan disebut Employment function.
Proses seleksi adalah pusat manajemen personalia. Analisa jabatan, perencanaan sumber daya manusia, dan penarikan dilakukan terutama untuk membantu seleksi personalia.




 
II. PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Seleksi
Seleksi merupakan proses  yang dibutuhkan perusahaan untuk memutuskan pegawai yang tepat dari beberapa calon pegawai lainnya, seleksi merupakan bagian terpenting dari keseluruhan proses manajemen sumber daya manusia dalam mencari pegawai. Proses seleksi dilakukan setelah terlaksananya fungsi rekrutmen. Pentingnya seleksi mengakibatkan kegiatan tersebut harus dilakukan secaa tepat dan benar untuk mendapatkan tenaga kerja yang dibutuhkan.
2.2 Berbagai Jenis Seleksi
Ada berbagai macam jenis seleksi Setiap tipe tes mempunyai kegunaan yang terbatas, dan mempunyai tujuan yang berbeda. Secara ringkas, berbagai tipe tes dapat diuraikan sebagai berikut:
1.      Tes-tes Psikologis (Psychological Test)
·         Test kecerdasan (Intelligence Test) : Yang menguji kemampuan mental pelamar dalam hal daya pikir secara menyeluruh dan logis.
·         Test kepribadian (Personality Test) : Dimana hasilnya akan mencerminkan kesediaan bekerja sama, sifat kepemimpinan dan unsur-unsur kepribadian lainnya.
·         Test bakat (Aptitude Test) : Yang mengukur kemampuan potensial pelamar yang dapat dikembangkan
·         Test minat (Interest Test) : Yang mengatur antusiasme pelamar terhadap suatu jenis pekerjaan.
·         Tes prestasi (Achievement Test) : Yang mengukur kemampuan pelamar sekarang

2.      Tes-tes Pengetahuan (Knowledge Test) : Yaitu bentuk tes yang menguji informasi atau pengetahuan yang dimiliki para pelamar. Pengetahuan yang diujikan harus sesuai dengan kebutuhan untuk melaksanakan pekerjaan
3.      Performance Test : Yaitu bentuk tes yang mengukur kemampuan para pelamar untuk melaksanakan beberapa bagian pekerjaan yang akan dipegangnya. Sebagai contoh, tes mengetik untuk calon pengetik.

Selain harus feasible penggunaan tes juga harus fleksibel. Hasil tes tidak selalu merupakan langkah pertama atau terakhir dalam proses seleksi. Akhirnya, tes penerimaan hanya merupakan suatu teknis di antara berbagai teknik yang digunakan dalam proses seleksi, karena tes hanya dapat dilakukan terhadap faktor-faktor yang bisa diuji secara mudah.
Berdasarkan tahapan dalam penerimaan calon pegawai, proses seleksi dimulai dari penerimaan lamaran dan berakhir dengan keputusan terhadap lamaran tersebut. Langkah-langkah antara proses dimulai dan diakhiri merupakan usaha pengkaitan antara kepentingan calon pegawai dan kepentingan organisasi.
Beberapa kualifikasi berikut ini menjadi dasar dalam proses seleksi, yaitu Keahlian, Pengalaman, Usia, Jenis kelamin, Pendidikan, Kondisi fisik, Tampang, Bakat, Temperamen, dan Karakter.
Ada beberapa cara seleksi dalam mengadakan pemilihan tersebut menurut Drs.Manullang yaitu sebagai berikut.
a.   Seleksi ilmiah,
b.   Seleksi non ilmiah.

Ada dua cara dalam teknik seleksi, yaitu:
a.   Teknik seleksi menggunakan interview,     
b.   Teknik seleksi menggunakan assessment center.

Sebelum  melakukan seleksi tenaga kerja hendaknya setiap organisasi atau perusahaan yang bersangkutan mempertimbangkan dan menetapkan suatu standar kriteria yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Kemudian barulah proses seleksi dilakukan sesuai dengan kriteria yang ada. Dengan melakukan tahapan – tahapan tes yang menjadi alat proses penyeleksian, namun senantiasa berusaha dengan biaya yang serendah mungkin dengan menggunakan cara yang paling efisien, tetapi efektif.

2.3 Tujuan Proses Seleksi

Menurut Nitisemito (1 996:36) tujuan dilaksanakan proses seleksi adalah untuk mendapatkan "The Right Man In The Right Place". Didalam proses seleksi perusahaan harus mendapatkan tenaga kerja yang tepat di dalam posisi yang tepat pula. Untuk keperluan tersebut perusahaan harus menetapkan faktor - faktor yang perlu diseleksi, serta menentukan proses seleksi yang dapat dilaksanakan secara maksimal Efektivitas fungsi seleksi dan penempatan sangat ditentukan oleh beberapa syarat penting, dan bahkan tergantung pada informasi - informasi yang diperoleh dari syarat - syarat tersebut.

Syarat - syarat menurut Nitisemito (1996:37) adalah :
  1. Informasi analisis jabatan, yang memberikan diskripsi jabatan, spesifikasi jabatan dan standar - standar prestasi yang disyaratkan setiap jabatan.
  2. Rencana - rencana sumber daya manusia, yang memberikan informasi kepada manajer tentang tersedia / tidaknya lowongan pekerjaan dalam organisasi.
  3. Keberhasilan fungsi rekrutmen, yang akan menjamin manager bahwa tersedia sekelompok orang yang akan dipilih.
III. KESIMPULAN
Seleksi adalah proses identifikasi dan pemilihan orang atau orang – orang dari sekelompok pelamar yang ada melalui serangkaian tahapan tes, sehingga diperoleh tenaga kerja yang paling sesuai atau yang paling memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan untuk menempati suatu jabatan atau posisi tertentu yang telah tersedia berdasarkan kondisi yang ada saat ini, yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Siagian. 1994. Manajemen Sumberdaya Manusia. Bumi Aksara, Jakarta.
Rivai, V. 1999, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahan dan Teori dan Praktik, Yogyakarta: PT Raja Grafindo
B, Denny. 2009. Proses Seleksi dalam Departemen SDM dalam : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/proses-seleksi-dalam-departemen-sdm.html Di akses pada tanggal 21/09/15

7 comments:

  1. @A03-MELINDA
    Menurut pendapat saya mengenai artikel anda sudah bagus karena setelah membaca artikel tersebut saya memahami tentang Jenis seleksi , tujuan dan syarat. Sehingga menurut saya kurang singkronasi(antara judul dengan isi artikel maupun kurang tepat). Menurut saya di cocokkan anatara isi artikel maupun kesimpulan dari artikel anda. Terima Kasih

    ReplyDelete
  2. @A13-RANIE
    artikel yang dibuat sudah cukup memberikan gambaran mengenai seleksi saran dibuat judul artikel yang lebih menarik

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Menurut saya artikel yang di buat sudah cukup bagus memberikan gambaran mengenai seleksi, tetapi saran saya masih banyak yang harus di koreksi untuk menjadi artikel yang bisa lebih baik, dan kurang adanya studi kasus untuk memperlengkapi artikel.Terimakasih

    ReplyDelete
  5. Dian Asparani - 46115120065 / review

    Secara garis besar pada artikel ini telah digambarkan mengenai jenis-jenis seleksi dan sangat membantu mengenai informasi pada proses seleksi pegawai, namun disayangkan mengenai penjelasan dari jenis tersebut seperti studi kasus, teknik yg dilakukan dan kelebihan maupun kekurangan dari jenis-jenisnya.

    ReplyDelete
  6. Virna Cynthia Putri 41616110025

    Artikel ini sudah bagus membantu untuk memahami proses seleksi yang ada. Namun kesimpulan yang ada masih harus diperbaiki.

    ReplyDelete
  7. BAYU CAHYO SAPUTRO / 41216110109

    Artikel tersebut digambarkan mengenai seleksi dimulai dari pengertian sampai jenis jenis seleksi.
    menurut saya artikel ini sangat jelas dan tidak sulit untuk dipahami karena langsung dituliskan inti dari pembahasannya.

    ReplyDelete