Thursday, September 8, 2016

Peranan Manajemen Sumber Daya Manusia di PT QS



Oleh : Sari Malem

Pengertian Sumber Daya Manusia ( SDM)

Sumber daya manusia (SDM) atau human resources merupakan sumber daya yang sangat penting dan menentukan jalannya suatu organisasi seperti perusahaan .
Untuk itu perlu dilakukan manajemen SDM, yang pada dasarnya menyangkut; pengadaan pekerja, pemeliharaan pekerja dan pengembangan pekerja. Adanya manajemen SDM diharapkan dapat meningkatkan prestasi kerja dan produktivitas kerja, keadaan ini akan dapat dipertahankan apabila diimbangi adanya sistem ganjaran (reward system). Untuk memperoleh SDM yang berkualitas, organisasi perlu senantiasa melakukan pengembangan pekerjanya melalui pendidikan dan pelatihan.

Manajemen Sumber Daya Manusia atau MSDM (Human Resources Management) adalah bagian dari fungsi manajemen. Jikalau manajemen menitikberatkan ‘bagaimana mencapai tujuan bersama dengan orang lain’, maka MSDM memfokuskan pada “orang” baik sebagai subyek atau pelaku dan sekaligus sebagai obyek dari pelaku. Jadi bagaimana mengelola orang-orang dalam organisasi yang direncanakan (planning), diorganisasikan (organizing), dilaksanakan (directing) dan dikendalikan (controlling) agar tujuan yang dicapai organisasi dapat diperoleh hasil yang seoptimal mungkin, efisien dan efektif.
Menurut Buchari Zainun (2001, hal. 17), manajemen sumber daya manusia merupakan bagian yang penting, bahkan dapat dikatakan bahwa manajemen itu pada hakikatnya adalah manajemen sumber daya manusia atau manajemen sumber daya manusia adalah identik dengan manajemen itu sendiri.

Menurut Flipo (1989) Manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan, pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi, dan masyarakat.

Fungsi MSDM

Peranan manajemen sumber daya manusia untuk  pencapaian tujuan perusahaan secara terpadu. Manajemen sember daya manusia tidak hanya memperhatikan kepentingan perusahaan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan karyawan dan pemilik tuntutan masyarakat luas. Peranan manajemen sumber daya manusia adalah mempertemukan atau memadukan ketiga kepentingan tersebut yaitu perusahaan, karyawan dan masyarakat luas, menuju terciptanya efektifitas, efisiensi, produktifitas dan kinerja perusahaan.

1 Fungsi Managerial
Perencanaan
 Perencanaan SDM (human recources planing) adalah perencanaan tenaga kerja secara efektif serta efisien agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam membantu terwujudnya tujuan. Perencanaan dilakukan dengan menetapkan program kepegawaian. Program kepegawaian meliputi pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan dan pemberhentian karyawan. Program kepegawaian yang baik akan membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat.
Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah kegiatan untuk mengorganisasi semua karyawan dengan menetapkan pembagian kerja, hubungan kerja, delegasi wewenang, integrasi dan koordinasi dalam bagan organisasi (organization chart). Organisasi hanya merupakan alat untuk mencapai tujuan. Dengan organisasi yang baik akan membatu terwujudnya tujuan secara efektif.
Pengarahan
Pengarahan (directing) adalah kegiatan mengarahkan semua karyawan, agar mau bekerja sama dan bekerja efektif dan efisien dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan, karyawan dan masyarakat. Pengarahan dilakukan pimpinan dengan menugaskan bawahan agar mengerjakan semua tugasnya dengan baik.
Pengendalian / Pengawasan
Pengendalian (controlling) adalah kegiatan pengendalian semua karyawan agar mentaati peraturanperatuaran perusahaan dan bekerja sesuai dengan rencana. Apabila terdapat penyimpangan atau kesalahan, diadakan tindakan perbaikan dan penyempurnaan rencana. Pengendalian karyawan meliputi kehadiran, kedisiplinan, perilaku, kerja sama, pelaksanaan pekerjaan dan menjaga situasi lingkungan pekerjaan.
2 Fungsi Operasional
Pengadaan
Pengadaan (procurement) adalah proses penarikan, seleksi, penempatan, orientasi, dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengadaan yang baik akan membantu terwujudnya tujuan.
Pengembangan
Pengembangan (development) adalah proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, konseptual dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan.pendidikan dan pelatihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.
Menurut Patrick (2000) pengembangan sistematis pengetahuan, keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan oleh seseorang untuk melakukan tugas tertentu atau pekerjaan secara efektif. .
Kompensasi
Kompensasi (compensation) adalah pemberian balas jasa langsung (direct) dan tidak langsung (indirect), uang atau barang kepada karyawan sebagai imbalan jasa yang diberikan kepada perusahaan. Prinsip kompensasi adalah adil dan layak. Adil diartikan sesuai dengan prestasi kerjanya, layak diartikan dapat memenuhi kebutuhan primernya serta berpedoman pada batas upah minimum pemerintah dan berdasarkan internal dan eksternal konsistensi.
Menurut Bernadin ( 2007) Kompensasi mengacu pada bentuk pemberian finansial atau manfaat lainnya secara nyata bahwa pegawai menerima bagian dari adanya hubungan kerja atau kontrak.
BAB II
ISI
2.1 Sejarah Perusahaan
Didirikan tahun 1990, PT. QS  adalah distributor Alat Laboratorium terkemuka dan paling berpengalaman di bidangnya. PT QS  adalah distributor resmi dari berbagai merek terbaik dan unggulan dari berbagai negara. PT QS dapat menyediakan secara lengkap semua keperluan untuk Laboratorium.
2.2 Masalah SDM dalam Perusahaan
Ada beberapa permasalahan yang terkait dengan masalah pengembangan. Di PT QS proses peningkatan keterampilan dalam bekerja dilakukan secara individual tanpa adanya pelatihan dari  Manager Produk  hanya diberikan brosur dari masing-masing produk serta tata cara prosedur kerja. Akibat dari kurangnya pengembangan dari perusahaan  sumber daya manusia mengalami kekurangan keterampilan dalam penguasaan suatu produk.
Untuk mengatasi masalah ini sebaiknya dilakukan pelatihan bagi karyawaan baru serta dilakukan pelatihan berkelanjutan bagi karyawan lama untuk meningkatkan kompetensi karyawan dalam pekerjaan mereka dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan .

BAB III
KESIMPULAN
Sumber daya manusia memiliki peranan sangat penting yang ada dalam sebuah perusahaan, serta diperlukan management sumber  daya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja agar  mencapai target yang diinginkan

Daftar Pustaka
Ahmad, Muchtar.2007.Peran Strategis Manajer Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia. Diambil dari repository.ung.ac.id/get/simlit.../Peran-Strategis-Manajer-Dalam-Manajemen-SDM.
(Diakses 8 Desember 2016 pukul 21.00 WIB)
Bernadin, H. J. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia: Sebuah Pendekatan Eksponensial. Ed-4. NewYork: McGraw-Hill Irwin, 253-277.
Flippo, Edwin B. 1989. Principles of Personnel Management, Tokyo.
Patrick, J. 2000. ‟Pelatihan‟. Dalam N. Chmiel (Ed.) Pengantar Kerja dan Psikologi Organisasi (100-125). Oxford, Inggris: Blackwell.
Zainun, Buchari. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia Indonesia, PT Gunung Agung, Jakarta.

No comments:

Post a Comment