Thursday, September 15, 2016

Analisa Proses Rekruitmen dan Karyawan Di PT. SGR GROUP





Oleh : Saiful Bahri
NIM : 41616110068



BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
        Rekrutmen merupakan serangkaian aktivitas untuk mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian dan perencanaan kepegawaian. Sedangkan seleksi merupakan proses pemilihan dari kelompok pelamar atau orang-orang yang memenuhi dari sekelompok pelamar atau orang-orang yang memenuhi kriteria untuk menempati posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada saat ini yang dilakukan oleh perusahaan.
        Penyusutan pegawai biasanya terjadi karena adanya pegawai yang memasuki masa pension, meninggal dunia atau dikeluarkan dari institusi karena melanggar tata tertib dan disiplin pegawai yang telah ditetapkan PT. SGR GROUP, oleh karena itu pegawai baru menggantikannya dengan masa kerja yang berbeda-beda dipastikan setiap tahunnya ada pegawai yang memasuki masa pensiun. Rekrutmen dapat juga dilakukan untuk menambah pegawai baru ke dalam suatu satuan kerja yang kegiatannya semakin menurun aktivitas yang tinggi. Dalam rekrutmen juga perlu adanya proses seleksi yang efektif, hal ini dilakukan untuk melakukan pemerataan pegawai pada setiap seksi sehingga kekuatan setiap seksi menjadi seimbang. Oleh karena itu diperlukan pegawai-pegawai baru untuk memperkuat suatu kerja.
        Mengingat sangat pentingya proses rekrutmen dan seleksi bagi perusahaan, diharapkan dengan adanya proses rekrutmen dan seleksi yang baik dan efektif berdampak bagi perkembangan perusahaan kedepannya untuk memperoleh sumberdaya yang berkualitas di perusahaan ini.

1.2   Identifikasi Masalah
        Berdasarkan latar belakang tersebut diatas, maka penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut.
  1. Bagaimana rekrutmen dan seleksi karyawan di PT. SGR GROUP . 
  2. Bagai mana permasalahan yang berkaitan dengan rekrutmen dan seleksi karyawan di PT. SGR GROUP . 
  3. Bagaimana solusi dari permasalahan rekrutmen dan seleksi karyawan di PT. SGR GROUP .

1.3   Maksud dan Tujuan Penulis
        Berdasar indentifikasi masalah diatas, maka tujuan yang hendak dicapai dari makalah ini adalah adalah memperoleh data dan informasi yang tepat untuk mengolah dan menganalisa data, secara khusus makalah bertujuan untuk:
  1. Mengetahui dan mempelajari bagaimana rekrutmen dan seleksi karyawan di PT. SGR GROUP.
  2. Mengetahui dan mempelajari bagaimana permasalahan yang berkaitan dengan rekrutmen dan seleksi karyawan di PT. SGR GROUP.
  3. Mengetahui dan mempelajari bagaimana solusi dari permasalahan rekrutmen dan seleksi karyawan di PT. SGR GROUP.

1.4   Metode
                Metode dalam penyusunan makalah ini menggunakan 2 metode yaitu :
        1.     Wawancara
                Yaitu teknik pengumpulan data dan informasi dengan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait langsung untuk memberikan informasi.
        2.     Studi Kepustakaan
               Yaitu teknik pengumpulan data dan informasi dengan mempelajari buku referensi dan situs-situ
               yang berkaitan langsung dengan judul yang kami ambil.



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1   Rekrutmen
        Rekrutmen pada dasarnya merupakan usaha untuk mengisi jabatan atau pekerjaan yang kosong dilingkungan suatu organisasi atau perusahaan, untuk itu terdapat dua sumber tenaga kerja yakni sumber dari luar (eksternal) organisasi atau perusahaan dan sumber dari (internal).
Rekrutmen yang efektif merupakan tersedianya informasi yang akurat dan berkesinambungan mengenai jumlah dan kualifikasi individu yang diperlukan untuk melaksanakan berbagai pekerjaan dan organisasi.
        Aktifitas rekrutmen menyisihkan pelamar yang tidak tepat dan mefokuskan upayanya pada calon yang akan dipanggil kembali. Aktivitas rekrutmen dapat membangun opini public yang menguntungkan dengan cara mempengeruhi sikap para pelamar sedemikian rupa terlelap mereka diangkat atau tidak. Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pengertian rekrutmen, berikut dikemukakan beberapa definisi rekrutmen menurut beberapa ahli antara lain :
        Menurut Malayu S.P Hasibuan (2000:40), menyatakan bahwa :
“Rekrutmen adalah usaha dan mempengaruhi tenaga kerja, agar mau melamar lowongan perkerjaan yang ada dalam suatu pekerjaan”

        Menurut Hendry Simamora (2004:170), menyatakan bahwa :
“Rekrutmen adalah serangkaian aktivitas mencari dan memikat pelamar kerja dengan motivasi, kemampuan, keahlian dan pengetahuan yang diperlukan untuk menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kekaryawanan. Aktifitas rekrutmen dimulai pada saat calon mulai dicari dan berakhir pada saat lamaran mereka diserahkan”
Menurut T. Hani Handoko (2000:69),  Menyatakan bahwa :
“Penarikan (recruitment) adalah proses pencarian dan ‘pemikatan’  para calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan.”
Menurut Veithzal Rivai (2004:160), menyatakan bahwa :
“Rekrutmen adalah serangkaian kegiatan yang dimulai ketika sebuah atau organisasi memerlukan tenaga kerja dan membuka lowongan sampai mendapatkan calon karyawan yang diinginkan atau kualified sesuai dengan jabatan atau lowongan yang ada.”
        Secara keseluruhan proses rekrutmen merupakan suatu usaha untuk mencari tenaga kerja dan memikat calon tenaga kerja tersebut untuk dapat bekerja di perusahaan dan menempati posisi dengan yang di inginkan. Proses rekrutmen di PT. SGR GROUP dilakukan secara acak dari setiap lamaran yang masuk, dimana yang nantinya akan melalui beberapa tahap dalam melakukan proses seleksi.
        Menurut kelompok kami dilapangan proses kegiatan rekrutmen di PT. SGR GROUP sudah sesuai dengan teori rekrutmen yang ada, hal itu semua dapat dilihat dari segi proses kegiatan rekrutmen yang selama ini telah mereka jalankan selama ini telah sesuai dengan teori dan prosedur yang berlaku.

2.2   Seleksi
        Seleksi merupakan bagian materi dari operasional manajer sumber daya manusia yaitu pengadaan (rekrutment), sedangkan pengadaan itu terdiri dari; perencanaan, perekrutan, seleksi, penempatan dan produksi. Proses seleksi merupakan tahap-tahap khusus yag digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang akan diterima. Proses tersebut dimulai ketika pelamar kerja dan diakhiri dengan keputusan pemerintah. Proses seleksi merupakan proses pengambilan keputusan bagi calon pelamar untuk diterima atau di tolak. Banyak diperlukan pertimbangan untuk memilih orang yang tepat, pedoman pokok dalam mengadakan seleksi adalah spesifikasi jabatan, karena dari situasi diketahui kualitas SDM yang dibutuhkan. Untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pengertian seleksi, berikut dikemukakan beberapa definisi rekrutmen menurut beberapa ahli antara lain :
Pengertian seleksi menurut Henry Simamora (2004:202) seleksi adalah :
Proses pemilihan dari sekelompok pelamar, orang atau orang-orang yang paloing memenuhi kriteria seleksi untuk posisi yang tersedia berdasarkan kondisi yang ada pada saat ini yang dilakukan oleh perusahaan”
Sedangkan menurut Sondang P Siagaan (2006:131) seleksi adalah :
“Proses yang terdiri dari berbagai spesifikasi, yang diambil untuk memutuskan pelamar mana yang akan diterima atau pelamar mana yang akan ditolak”
Sedangkan pengertian seleksi menurut casio (1992) yang dialih bahasakan oleh Amrwansyah dan Muharam” (2000:53) :
“Proses identifikasi dan pemilihan orang-orang dari kelompok pelamar yang paling cocok yang palingmemenuhi syarat untuk jabatan dan posisi tertentu”
        Berdasarkan pengertian-pengertian diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian seleksi adalah proses memilih seseorang yang cocok untuk menempati suatu jabatan atau posisi tertentu.




BAB III
PEMBAHASAN

3.1   Pelaksanaan Proses Rekrutmen dan Seleksi Karyawan di PT. SGR GROUP
        Dalam merekrut karyawan baru ada bebrapa langkah yang dilakukan oleh PT. SGR GROUP biasanya terjadi karena adanya karyawan yang mengundurkan diri, meninggal dunia, dikeluarkan sebab produktifitasnya sudah menurun (tua) dan sebab pelanggaran oleh karyawan tersebut. Biasanya proses perekrutan dan seleksi karyawan PT. SGR GROUP dilakukan melalui sumber eksternal perusahaan, kebijakan ini membuat keseragaman metode dalam merekrut karyawan dan serentak yang ditetapkan oleh PT. SGR GROUP dan untuk semua cabang PT. SGR GROUP. Untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas dan mempunyai keahlian yang cukup dibidangnya, langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :
        1.     Lembaga-lembaga pendidikan,
        2.     Referensi karyawan atau rekan,
        3.     Referensi dari perusahaan lain,
        4.     Bursa tenaga kerja
        Selain melakukan langkah-langkah diatas PT. SGR GROUP juga memasang iklan dimedia cetak dan elektronik. Setelah melakukan aktivitas-aktivitas tersebut di atas maka pihak perusahaan menyeleksi setiap lamaran yang masuk dan diambil secara radom (acak) yang nantinya akan diranking dan dirata-ratakan secara keseluruhan yang nantinya akan dipanggil untuk mengikuti seleksi selanjutnya. Dimana ada beberapa tahap seleksi yaitu sebagai berikut :
        1.     Tes Akademik
                Pada tahap ini tes yang dilakukan yaitu tes akademik
        2.     Interview
Interview dilakukan untuk menilai sejauh mana si pelamar memiliki motivasi serta kelayakan untuk bekerja di bagian mana.
        3.     Kesehatan
Catatan kesehatan merupakan catatan tersendiri bagi perusahaan untuk mengetahui bagai mana kondisi si pelamar apakah sesuai dengan medan yang akan ditempakan nanti.
        Apa bila calon pegawai tersebut lolos dalam seleksi tersebut, maka calon pegawai tersebut akan  melewati masa percobaan selama tiga bulan.
       
3.2   Tujuan Rekrutmen
        Aktivitas rekrutmen menyisihkan pelamar yang tidak tepat dan memfokuskan upaya pada calon yang akan dipanggil kembali. Program rekrutmen yang baik perlu melayani banyak tujuan yang kadang kala bertentangan.
        Menurut Hendry Siamamora tujuan utama rekrutmen adalah menemukan pelamar yang berkualitas yang akan tetap bersama perusahaan dengan biaya yang paling sedikit tujuan pasca pengangkatan perlu dipikirkan, proses rekrutmen harus menghasilkan karyawan yang merupakan pelaksanaan yang baik dan akan tetap bersama dengan perusahaan sampai jangka waktu yang wajar.
        Rekrutmen karyawan mempunyai tujuan untuk menemukan pelamar yang berkualitas, dimana para calon pelamar tersebut akan diseleksi melalui beberapa tahapan tes yang cukup panjang supaya perusahaan benar-benar mendapat karyawan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sehingga dapat menambah Income dari perusahaan tersebut.

3.3   Permasalahan Yang Dihadapi Dalam Merekrut Dan Menyeleksi Karyawan di PT SGR GROUP
                Ada beberapa kendala yang dihadapi PT. SGR GROUP dalam melaksanakan perekrutan karyawan diantaranya adalah sebagai berikut :
           Biayai yang dimilki perusahaan sangatlah terbatas
           Kondisi pasar tenaga perekrut yang terbatas 
      Metode yang digunakan untuk merekrut karyawan di PT. SGR GROUP masih    menggunakan system yang lama
       Menurut Malayu SP Hasibuan kendala yang dihadapi perusahaan dalam proses         merekrut adalah sebagai berikut 


        1.     Kebijaksanaan – kebijaksanaan organisasi, terdiri dari :
                a.Kebijaksanaan kopensasi dan kesejahteraan
                b.Kebijaksanaan promosi
                c.Kebijaksanaan sumber tenaga kerja
        2.     Persyaratan jabatan
        3.     Metode pelaksanaan penaraikan
        4.     Kondisi pasar tenaga kerja
        Sedangkan kendala dalam meyeleksi karyawan di PT. SGR GROUP terdiri dari :
1.     Pelamar yang memenuhi kriteria jumlahnya terbatas
2.     Waktu untuk melakukan seleksi cukup singkat
3.     Tenaga ahli yang dimiliki oleh PT. SGR GROUP sangat terbatas
Dalam melaksanaan seleksi selalu ada kendala meskipun telah direncanakan        dengan cermat, seperti yang dikemukakan oleh Henry Siamamora ada beberapa kendala dalam menyeleksi karyawan diantaranya sebagai berikut :
1.     Tolak ukur dalam menyeleksi, dalam menyeleksi keryawan biasanya perusahaan mempunyai tolak ukur penilaian supaya karyawan tersebut dapat diterima oleh perusahaan.
2.     Tenaga ahli yang dimilki oleh perusahaan, merupakan Staf yang membantu dalam kegiatan seleksi karyawanan yang dilakukan oleh perusahaan supaya dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan karyawan yang berkualitas.
3.     Calon pelamar yang mengikuti seleksi, merupakan orang – orang yang telah lolos secara administrasi yang nantinya akan mengikuti tes seleksi yang diadakanoleh perusahaan penyelenggara seleksi.

3.4     Aktivitas Yang Dilakukan Untuk Mengatasi Permasalan yang  Terjadi     Pada Proses Rekrutmen Dan Seleksi Karyawan di PT. SGR GROUP
        Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan proses rekrutmen dan seleksi karyawan, maka diperlukan usaha – usaha yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, adalah dengan cara perusahaan mengadakan kegitan – kegiatan rekrutmen ditempat ataupun lembaga yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh perusahaan.Untuk selanjutnya penulis menyarankan supaya perusahaan menambah jumlah sumber daya manusia untuk merekrut karyawan supaya waktu yang digunakan untuk merekrut karyawan lebih efektif dan lebih efisien.



BAB IV
Kesimpulan dan Saran

4.1   Kesimpulan
        1.     Pelaksanaan proses perekrutan dan seleksi di PT SGR GROUP dapat dikatakan sudah berjalan sesuai dengan teori proses rekrutmen, di PT SGR GROUP sudah mengikuti beberapa ketentuan yang harus dijalankan oleh sebuah perusahaan dan menjalankan beberapa ketentuan dalam merekrut dan menyeleksi calon krayawan yang akan bekerja di perusahaannya.
        2.     Mengenai kendala dilapangan dakam proses rekrutmen dan seleksi karyawan PT SGR GROUP terdapat kendala seperti biaya yang dimiliki perusahaan sangatlah terbatas, kondisi pasar tenaga kerja yang terbatas, metode yang digunakan untuk merekrut karyawan masih menggunakan system yang lama, sedangkan kendala dalam melakaukan seleksi seperti pelamar yang memenuhi kriteria jumlahnya terbatas, waktu untuk melakukan seleksi cukup singkat, tenaga ahli yang dimiliki juga terbatas.
4.2   Saran
        1.     Kami menyarankan pada proses rekrutmen supaya lebih teliti lagi dalam  menyeleksi karyawan dan memilih karyawan yang benar-benar cocok dengan posisi pekerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan, mungkin dengan mengadakan seleksi yang lebih teliti dan lebih selektif lagi akan membawa hasil yang lebih baik lagi bagi perusahaan.
               Selain dalam masalah perekrutan juga mengenai seleksi yang dilakukan harus lebih ketat lagi supaya mendapat sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompeten dan juga harus diperhatikan mengenai masalah pelatihan bagi karyawan harus lebih ditingkatkan lagi supaya dapat bersaing dengan perusahaan yang lain.
               Dalam melaksanakan kewajiban alangkah baiknya setiap pegawai diberikan pengarahan yang lebih jelas menganai pekerjaan yang harus dikerjakan dan pekerjaan yang tidak boleh dikerjakan.
        2.     Perusahaan harus lebih meningkatkan anggaran biaya yang dibutuhkan dalam merekrut supaya perekrutan dapat berjalan dengan lancar, selain itu perusahaan harus menambah waktu dalam menyeleksi supaya dapat menghasilkan tenaga kerja yang lebih berkualitas dan berkompeten.






Daftar Pustaka
Handoko, T.H., Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia, BPEE, Yogyakarta 2000
Hasibun, Drs. H. Malayu S. P., Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi, PT Bumi Aksara, Jakarta, 2002
Mukaram dan Marwansyah, Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan ke-2, PT Erlangga, Bandung, 2000
Rivai, Prof. Dr. Veinthzel, Manajemen Sumber Daya Manusia, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2003
Simanora, Hendry, Manajemen Sumber Daya Manusia, edisi ke 3, Bagian pernerbit STIE YKPN, Yogyakarta, 2003
Yullyanti, Ellita, Jurnal Ilmu Administrasi Dan Organisasi, 2009 http://journal.ui.ac.i/index.php/jbb/article/view/615/600

1 comment:

  1. @A12-TALITHA

    Komentar : Setelah membaca artikel yang anda publish saya tertarik dengan poin kendala proses penyeleksian karyawan dalam hal ini saya berfokus di tenaga ahli yang terbatas. Menurut saya, dalam proses seleksi karyawan dalam suatu perusahaan haruslah memiliki top manajemen atau personel yang memang ahli dalam hal manajemen sumber daya manusia karena berdampak dengan sdm yang direkrut tersebut, apakah sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau tidak serta kualifikasinya

    ReplyDelete