Friday, September 9, 2016

Pelatihan dalam Pengembangan SDM PT. Antam (Persero) Tbk

Oleh Ari Pebriansyah
41616110069

 
Menurut Rolf P. Lynton dan Udai Pareek (1998) Pelatihan berfungsi untuk mempersiapkan peserta latihan untuk mengambil jalur tindakan tertentu yang dilukiskan oleh teknologi dan organisasi tempat bekerja, dan membantu peserta memperbaiki prestasi dalam kegiatannya terutama mengenai pengertian dan ketrampilan.


Untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian karyawan PT. Antam dalam pengetahuan mesin concrete mixer, PT. Antam mengadakan pelatihan dengan bekerja sama dengan PT. Normet Indonesia selaku supplier mesin multimec 6600 yang merupakan mesin concrete mixer. Karyawan PT. Antam yang diikutsertakan dalam pelatihan ini merupakan karyawan yang mempunyai posisi terkait dengan mesin tersebut yaitu safety section, mine operation coordinator section head, LHD a operation section, mine equipment technique section dan support in learning section.

 
Gambar 1. Mesin Multimec 6600 (concrete mixer)

Pelatihan diberikan kepada karyawan terpilih berdasarkan analisis pekerjaan (job analysis) yang telah diilakukan oleh divisi HRD. Analisis pekerjaan adalah studi sistematis mengenai tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan, serta pengetahuan, kemampuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk mengerjakan tersebut. Analisis pekerjaan adalah titik awal untuk hampir semua fungsi personalia dan analisis ini sangat penting untuk mengembangkan cara penilaian personalia (Wheaton & Whetzel, 1997).

 
 Gambar 2. Hubungan antara analisis pekerjaan dan personnel function

PT. Antam telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, salah satu klausul yang sangat diperhatikan yaitu pengelolaan sumberdaya manusianya. Personel yang melaksanakan pekerjaan yang mempengaruhi kesesuaian terhadap persyaratan produk harus memiliki kompetensi atas dasar pendidikan, pelatihan, ketrampilan dan pengalaman yang sesuai. Untuk itu PT. Antam harus:
  1. Menetapkan kompetensi yang diperlukan bagi personel yang melaksanakan pekerjaan yang mempengaruhi kesesuaian terhadap persyaratan produk;
  2. Bila diperlukan, menyediakan pelatihan atau melakukan tindakan lain untuk mencapai kompetensi yang diperlukan;
  3. Menilai keefektifan tindakan yang dilakukan;
  4. Memastikan bahwa personelnya sadar akan relevansi dan pentingnya kegiatan mereka dan bagaimana sumbangan mereka bagi pencapaian sasaran mutu; dan
  5. Memelihara rekaman yang sesuai tentang pendidikan, pelatihan, ketrampilan dan pengalaman.
Pelatihan yang diberikan oleh PT. Normet Indonesia kepada karyawan PT. Antam yaitu training basic operation surface dan operate troubleshooting di dalam dan di luar kelas. Training basic operation juga bermanfaat sebagai pengenalan mesin baru kepada karyawan. 

Pelatihan basic operation surface & operate troubleshooting diadakan dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang dasar-dasar operasi dan perawatan mesin concrete mixer sehingga setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu mengenal sistem operasi, perawatan dan perbaikan dasar mesin Multimec 6600 yang akan digunakan di PT. Antam serta dapat mendapatkan efektifitas sistem kerja.

Materi-materi yang diberikan meliputi identifikasi peralatan, penjelasan teknis, instruksi keselamatan, pengoperasian dan perawatan mesin. waktu yang dibutuhkan dalam pelatihan ini yaitu dua hari.

                                       
                Gambar 3. Pelatihan memasang hose      Gambar 4. Pelatihan pengoperasian function control
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Manajemen PT. Antam untuk karyawannya dimaksudkan untuk lebih mengarahkan kepada peningkatan kemampuan dan keahlian karyawannya yang berkaitan dengan jabatan atau fungsi yang menjadi tanggung jawab individu yang bersangkutan saat ini. sasaran yang ingin dicapai dari suatu program pelatihan adalah peningkatan kinerja individu dalam jabatan atau fungsi saat ini.