Thursday, December 1, 2016

Motivasi Kerja dan Tujuan Motivasi

  
 Motivasi Kerja adalah sangat penting bagi Anda baik yang ingin bertahan di karir tertentu, untuk mengembangkan karir, bahkan untuk pancapai jenjang karir tertinggi. Tanpa motivasi kerja adalah tidak mungkin Anda mendapatkan prestasi kerja yang tinggi yang akan berimbas pada kemajuan karir Anda.

 Orang-orang yang sukses dalam karir adalah mereka yang memiliki motivasi kerja. Jika seseorang yang memiliki keterampilan begitu memukau, artinya dia memiliki motivasi tinggi untuk menguasai keterampilan itu. Jika seseorang yang mampu menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan cepat, artinya dia memiliki motivasi kerja yang tinggi. Termasuk mereka yang selalu disiplin bekerja, karena motivasi kerjanya yang luar biasa.

 Persaingan kerja bukanlah hal yang mudah. Setiap tahun, akan muncul ribuan tenaga kerja baru yang siap menggantikan posisi Anda. Belum rekan kerja, para pelamar yang datang dari luar negeri, bahkan keryawan di perusahaan pesaing pun bisa mengancam karir Anda jika Anda tidak mampu mempertahankan kinerja yang baik. Jadilah yang terbaik, pertahankan motivasi kerja Anda.

 Bekerja adalah suatu bentuk aktivitas yang bertujuan untuk mendapatkan kepuasan. Aktivitas ini melibatkan fisik dan mental (As’ad, 2001).Bekerja merupakan proses fisik maupun mental manusia dalam mencapai tujuannya (Gilmer, 1971 dalam Nursalam 2008).

 Motivasi kerja adalah suatu kondisi yang berpengaruh untuk membangkitkan, mengarahkan, dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan kerja (Nursalam, 2008).


1.  PRINSIP - PRINSIP DALAM MOTIVASI KERJA

Menurut Nursalam (2008), terdapat beberapa prinsip dalam memotivasi kerja pegawai yaitu:

             Prinsip partisipatif
Dalam upaya memotivasi kerja, pegawai perlu diberikan kesempatan ikut berpartisipasi dalam menentukan tujuan yang akan dicapai oleh pemimpin.

             Prinsip komunikasi
Pemimpin mengkomunikasikan segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha pencapaian tugas. Dengan informasi yang jelas, pegawai akan lebih mudah dimotivasi kerjanya.

             Prinsip mengakui andil bawahan
Pemimpin mengakui bahwa bawahan (pegawai) mempunyai andil didalam usaha pencapaian tujuan. Dengan pengakuan tersebut, pegawai akan lebih mudah dimotivasi kerjanya.

             Prinsip pendelegasian wewenang
Pemimpin akan memberikan otoritas atau wewenang kepada pegawai bawahan untuk sewaktu-waktu dapat mengambil keputusan terhadap pekerjaan yang dilakukannya, akan membuat yang bersangkutan menjadi termotivasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh pemimpin.

             Prinsip memberi perhatian
Pemimpin memberikan perhatian terhadap apa yang diinginkan pegawai bawahannya, sehingga bawahan akan termotivasi bekerja sesuai dengan harapan pemimpin.

2.    TUJUAN MOTIVASI

Tujuan motivasi antara lain sebagai berikut :

a)   Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan
b)   Meningkatkan produktivitas kerja karyawan
c)   Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan
d)   Meningkatkan kedisiplinan karyawan
e)   Mengefektifkan pengadaan karyawan
f)    Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik
g)   Meningkatkan loyalitas, kreativitas dan partisipasi karyawan.
h)   Meningkatkan tingkat kesejateraan karyawan
i)    Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya
j)    Meningkatkan efisiensi penggunaan alat-alat dan bahan baku.

3.  FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA

      Tentu saja ada beberapa faktor yang akan mempengaruhi motivasi kerja karyawan di sebuah perusahaan.

a.  Faktor kebijakan perusahaan.
        Melipui gaji, tunjangan, dan pensiun. Dampaknya terhadap motivasi kerja biasanya hanya sekedar untuk bertahan. Tidak memberikan dampak yang begitu besar dalam peningkatakn kinerja. Jadi, perusahaan tidak cukup hanya mengandalkan masalah gaji, pensiun, dan tunjangan untuk memotivasi karyawan untuk mendapatkan kinerja terbaik. Kecuali, jika perusahaan mampu memberikan gaji selangit, jauh diatas rata-rata gaji, mungkin akan memiliki pengaruh. Saya katakan, mungkin.

b.   Faktor imbalan atau reward.
           Jika dikelola dengan baik, sistem imbalan atau reward terhadap karyawan yang berprestasi akan memberikan dampak yang besar untuk peningkatan motivasi.

c.  Faktor kultur perusahaan.
       Nah, yang ini, jangan dianggap sepele. Meski terlihat sederhana, tetapi masalah kultur perusahaan bisa memberikan dampak yang besar dalam peningkatan motivasi kerja. Kultur-kultur yang mengedepankan rasa hormat, kebersamaan, kejujuran, dan keakraban akan meningkatkan motivasi kerja cukup signifikan.

d.  Faktor kondisi mental karyawan itu sendiri.
         Ini yang terpenting. Jika seorang karyawan yang memiliki mental yang kuat, dia akan tetap memiliki motivasi kerja meski ketiga faktor diatas kurang mendukung. Mereka memiliki pikiran jauh ke depan. Pandangannya tidak sempit hanya saat ini saja. Mereka memiliki jiwa besar untuk tetap memberikan kontribusi sebaik mungkin. Sayangnya, faktor ini kadang terlewatkan baik oleh karyawannya sendiri maupun oleh perusahaan.

 DAFTAR PUSTAKA

 Hasibuan, H. Malayu S.P, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi Kedua, Penerbit BPFE-UGM, Yogyakarta.

 Noto Atmodjo, Soekidjo, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Cetakan Ke-2, Penerbit Reneka Cipta, Jakarta.

 Irianto, Yusuf, Tema-Tema Pokok Manajemen Sumber Daya Alam, Penerbit Insan Cendikiawan, Surabaya.

  Agus Dwi Nugroho, Kunartinah, Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), September 2012, Hal. 153 – 169 Vol. 19, No. 2, ANALISIS PENGARUH KOMPENSASI DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN MEDIASI MOTIVASI KERJA (Studi pada PNS di Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan), http://download.portalgaruda.org/article.php?article=110029&val=548 Diakses tgl. 17 Nov’ 2016

Timpe. 1999. Pengaruh Kepemimpinan dan Finansial Insentif Terhadap Motivasi Kerja Karyawan. Universitas Warmadewa Bali.




5 comments:

  1. @A01_islamia
    Point 3
    Teruntuk mas anwar untuk isi artikel dan mind map sudah baik akan tetapi dalam penulisan daftar pustaka masih belum sesuai urutan abjad.. Terimakasih

    ReplyDelete
  2. @A01_islamia
    Point 3
    Teruntuk mas anwar untuk isi artikel dan mind map sudah baik akan tetapi dalam penulisan daftar pustaka masih belum sesuai urutan abjad.. Terimakasih

    ReplyDelete
  3. @A20-Alfin
    Poin 3
    Artikelnya sangat membantu dengan adanya prinsip2
    Terima kasih

    ReplyDelete
  4. @A20-Alfin
    Poin 3
    Artikelnya sangat membantu dengan adanya prinsip2
    Terima kasih

    ReplyDelete
  5. Artikelnya sudah cukup membantu untuk pembahasan tentang motivasi kerja. Akan tetapi perlu ditambahkan contoh permasalahanya. Mind mapp jga sudah oke.

    Point:3

    ReplyDelete