Friday, December 16, 2016

Kepuasan Kerja



Karyawan merupakan aset terpenting pada perusahaan yang dapat membawa perusahan untuk mencapai tujuan bersama perusahaan. Untuk itu mencapai tujuan, perusahan berupaya untuk memberikan kepuasan karyawan yang merupakan aset terpenting perusahaan dalam bekerja baik dari pekerjaan maupun diri sendiri.
Dimana kepuasan karyawan dalam pekerjaan meliputi upaya pengembangan karier, hubungan dengan pegawai lain, maupun penempatan dalam bekerja. Sementara perasaan yang berhubungan dengan dirinya sendiri yakni umur, kondisi kesehatan, kemampuan maupun pendidikan.
Kepuasan kerja adalah perasaan yang menyokong atau tidak menyokong dalam diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaan maupun kondisi dirinya. Kepuasaan kerja dapat diperoleh melalui aspek aspek dibawah ini yakni:
1.      Kerja yang secara mental menantang
Sebagian orang menyukai pekerjaan yang memberikan kesempatan pada dirinya untuk mengasa keterampilan dan kemampuan mereka yang bertujuan untuk membuat kerja yang secara mental menantang agar karyawan tidak bosan. Akan tetapi terlalu banyak tantangan dapat menyebabkan karyawan menjadi frustasi dan perasaan gagal sehingga diperlukan tantangan yang sewajarnya agar terciptanya kesenangan dan kepuasan.
2.      Kompensasi yang pantas
Setiap karyawan menginginkan sistem upah dan kebijakan promosi yang adil, sebanding dengan pengharapan mereka. Pemberiaan upah yang baik didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat keterampilan,maupun standar pengupahan komunitas sehingga hal ini dapat memberikan kepuasaan dalam kerja.
3.      Kondisi Kerja yang mendukung
Kepuasan kerja juga dapat diperoleh pada kondisi kerja yang mendukung untuk kenyaman pribadi maupun untuk memudahkan mengerjakan tugas. Seperti suhu, cahaya, kebisingan, dan faktor lainnya yang seharusnya tidak ekstrem.
4.      Rekan kerja yang mendukung
Sebagian karyawan untuk memperoleh kepuasan kerja dengan mempunyai rekan sekerja yang ramah dan menyenangkan untuk menciptakan kepuasan kerja yang meningkat.


5.      Kesesuaian kepribadian dengan pekerjaan
Pada hakikatnya orang yang tipe kepribadiannya kongruen (sama dan sebangun) dengan pekerjaan yang mereka pilih seharusnya mendapatkan bahwa mereka mempunyai bakat dan kemampuan yang tepat untuk memenuhi tuntutan dari pekerjaan mereka.
Profil atau kriteria kepuasan kerja dalam organisasi sangat banyak pengaruhnya, hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya ragam orang dalam bekerja dan bagaimana cara mereka mengatasi pekerjaan yang ia miliki serta keinginan atau kemampuannya untuk bertahan dalam organisasi tersebut.
Pegawai yang merasa puas dalam bekerja, yaitu mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Selalu datang tepat waktu, artinya pegawai tersebut menghargai pekerjaannya dan bertanggung jawab atas tugas yang harus dikerjakannya.
2.      Senang dalam melaksanakan pekerjaannya yaitu pekerja dalam bekerja berusaha menyukai pekerjaan yang dikerjakannya.
3.      Tidak mengeluh terhadap tugas dan pekerjaan yaitu selalu dapat menerima pekerjaan yang baru dan sulit dengan lapang dada.
4.      Selalu semangat dalam bekerja yaitu pegawai dalam bekerja mempunyai suatu energi yang penuh dalam bekerja.
5.      Betah berada di tempat kerja yaitu karyawan merasa nyaman berada di tempat kerja.
6.      Mempunyai hubungan harmonis dengan pegawai lain dan atasannya.
7.      Selalu belajar untuk lebih baik sehubungan dengan pekerjaan yang dikerjakannya misalnya seorang guru sejarah yang selalu belajar dan mengikuti perkembangan sejarah yang terjadi.
Ketika ciri-ciri karyawan yang memiliki kepuasan kerja, kita harus tau juga gimana cara pengukuran kepuasan kerja dengan menggunakan skala job description index, Minnesota statisfaction Questionare, dan ekspresi wajah. Dimana :
1.      Pengukuran kepuasan kerja dengan skala job description index.
Denga cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada karyawan mengenai pekerjaan.
2.      Pengukuran kepuasan kerja dengan Minnesota Satisfaction Questions.
Dengan cara memberikan alternatif. Dimana karyawan diminta memberikan atau mengharuskan karyawan. Berdasarkan jawaban : Sangat tidak puas’, ‘Tidak puas’, ‘Netral’, ‘Puas’, dan ‘Sangat puas’ terhadap pernyataan yang diajukan

3.      Pengukuran kepuasan kerja berdasarkan ekspresi wajah
Pada pengukuran metode ini responden diharuskan memilih salah satu gambar wajah orang, mulai dari wajah yang sangat gembira, gembira, netral, cemberut, dan sangat cemberut.
Pengukuran Kepuasan Kerja bertujuan untuk mengidentifikasi kepuasan karyawan secara keseluruhan, mengetahui persepsi setiap karyawan terhadap organisasi dan perusahaan, mengetahui atribut-atribut mana yang termasuk dalam kategori krtis yang berpengaruh pada kepuasan karyawan, dan dapat memungkingkan perusahaan dapat menyandingkan indeks perusahan dengan perusahaan lain yang menjadi pesaingnya. Begitu besar dampak dari kepuasan kerja terhadap tercapai atau tidaknya tujuan bersama. Banyak pendapat menyatakan bahwa kepuasan dapat meningkatkan produktivitas. Dan ketika produktivitas sudah meningkat akan menghasilkan output yang tinggi pula dan inilah yang diingikankan oleh perusahaan yaitu untuk mendapatkan output yang tinggi.

Referensi:
Anonim. Kepuasan Kerja dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Kepuasan_Kerja yang diakses tanggal : 09 Desember 2016
Anonim. 2013. Pengertian dan faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dalam http://www.kajianpustaka.com/2013/09/pengertian-dan-faktor-yang-mempengaruhi-kepuasan-kerja.html yang diakses tanggal : 09 Desember 2016
Anonim. 2011. Pengertian kepuasan Kerja dalam http://skripsi-manajemen.blogspot.co.id/2011/02/pengertian-kepuasan-kerja.html yang diakses tanggal : 09 Desember 2016

Anonim. 2015. Makalah Kepuasan Kerja dalam http://sashaannisa18.blogspot.co.id/2015/03/makalah-kepuasan-kerja.html yang diaakses tanggal : 09 Desember 2016




No comments:

Post a Comment