Friday, December 16, 2016

Kepuasan Kerja




I. PENDAHULUAN
Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku dalam diri setiap individu.
Semakin banyak aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan. Kepuasan Kerja merupakan sikap (positif) tenaga kerja terhadap pekerjaannya, yang timbul berdasarkan penilaian terhadap situasi kerja. Penilaian tersebut dapat dilakukan terhadap salah satu pekerjaannya, penilaian dilakukan sebagai rasa menghargai dalam mencapai salah satu nilai-nilai penting dalam pekerjaan. Karyawan yang puas lebih menyukai situasi kerjanya daripada tidak menyukainya.

II. PEMBAHASAN
Menurut Malayu SP Hasibuan (2006:41) kepuasan kerja adalah sikap emosial yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja.
Teori kepuasan kerja
·        Teori ketidaksesuaian (Discrepancy theory)
Teori ini mengukir kepuasan kerja seseorang dengan menghitung selisih antara sesuatu yang seharusnya dengan kenyataan yang dirasakan sehingga apabila kepuasannya diperoleh melebihi apa yang diinginkan, maka orang akan menjadi lebih puas lagi sehingga terdapat disparancy tetapi merupakan disparancy yang positif. Kepuasan kerja seseorang tergantung pada selisih antara sesuatu yang dianggap akan didapatkan dengan apa yang dicapai.
·        Teori keadilan (Equity theory)
Teori ini mengungkapkan bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas tergantung pada ada atau tidaknya ada atau tidaknya keadilan dalam suatu situasi khususnya situasi kerja. Menurut teori ini komponen utama dalam teori keadilan adalah input, hasil keadilan dan ketidakadilan. Input adalah faktor bernilai bagi karyawan yang dianggap mendukung pekerjaannya seperti pendidikan, pengalaman, kecakapan, jumlah tugas dan peralatan atau perlengkapan yang digunakan untuk melakukan pekerjaannya.
·        Two Factor Theory
Teori ini menganjurkan bahwa kepuasan dan ketidakpuasan merupakan bagian dari kelompok variabel yang berbeda yaitu motivators dan hygiene factors. Ketidakpuasan dihubungkan dengan kondisi disekitar pekerjaan (seperti kondisi kerja, upah, keamanan, kualitas pengawasan dan hubungan dengan orang lain) dan bukan dengan pekerjaan itu sendiri.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja
Mangkunegara (2005:120) mengemukakan bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja yaitu:
1.       Faktor yang ada pada diri pegawai
Faktor ini yaitu kecerdasan (IQ), kecakapan khusus, umur, jenis kelamin, kondisi fisik, pendidikan, pengalaman kerja, masa kerja, kepribadian, emosi, cara berpikir, persepsi dan sikap kerja.
2.       Faktor pekerjaan
Faktor ini yaitu jenis pekerjaan, struktur organisasi, pangkat (golongan), kedudukan, mutu pengawasan, jaminan keuangan, kesempatan promosi jabatan, interaksi sosial dan hubungan kerja.
Pengukuran kepuasan kerja dapat berguna sebagai penentuan kebijakan organisasi. Pengukuran faktor kepuasan kerja dapat digunakan Job Descriptive Index (JDI), menurut Luthans (Husein Umar ,2010) ada lima, yaitu:
1) Pembayaran, seperti gaji dan upah.
2) Pekerjaan itu sendiri.
3) Promosi Pekerjaan.
4) Kepenyeliaan (supervisi).
5) Rekan kerja

III. KESIMPULAN
Seorang individu akan merasa puas atau tidak puas terhadap pekerjaannya merupakan sesuatu yang bersifat pribadi, yaitu tergantung bagaimana ia mempersepsikan adanya kesesuaian atau pertentangan antara keinginan-keinginannya dengan hasil keluarannya (yang didapatnya).Sehingga dapat disimpulkan pengertian kepuasan kerja adalah sikap yang positif dari tenaga kerja meliputi perasaan dan tingkah laku terhadap pekerjaannya melalui penilaian salah satu pekerjaan sebagai rasa menghargai dalam mencapai salah satu nilai-nilai penting pekerjaan.

IV. DAFTAR PUSTAKA

Malayu, S.P. Hasibuan. 2006. Organisasi dan Motivasi: Dasar Peningkatan Produktivitas. Bumi Aksara Jakarta
Husein Umar. (2010). Desain Penelitian MSDM dan Perilaku Karyawan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
Haruman, Tendi dan Paramarta, Vip. 2005. Kepuasan Kerja: Konsep, Teori, Pendekatan, dan Skala Pengukurannya. Jurnal Bisnis, Manajemen dan Ekonomi, Volume 6 Nomor 3



No comments:

Post a Comment