Friday, December 9, 2016

MOTIVASI KERJA




Dalam menjalankan pekerjaan dengan baik dibutuhkan motivasi untuk bekerja dengan baik. Motivasi ini dapat mendorong karyawan dalam menyelesaikan beban pekerjaan yang diberikan.

Menurut Malayu S.P. Hasibuan, motivasi adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang agar mereka mau bekerja sama,bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upaya untuk mencapai kepuasan.

Pada saat memotivasi diri sendiri, faktor yang memotivasi Recognition & Responsibility. Motivator yang paling besar pada diri sendiri adalah belief yaitu keyakinan bahwa diri bertanggung jawab pada tindakan dan perilaku sendiri. Ketika orang menerima tanggung jawab, semua menjadi lebih baik: kualitas, produktivitas, relationship dan kerja sama.

Teori motivasi klasik yang diungkapkan Frederick Taylor, menyatakan bahwa pekerja hanya termotivasi semata-mata karena uang. Konsep ini menyatakan bahwa seseorang akan menurun semangat kerjanya bila upah yang diterima dirasa selalu sedikit atau tidak sebanding dengan pekerjaan yang harus dilakukan.

Sehingga dapat disimpulkan motivasi karyawan terbagi atas dua yaitu motivasi eksternal dan motivasi internal. Sedangkan menurut Frederick Taylor mengemukakan motivasi eksternal lebih berpengaruh terhadap produtivitas kerja karyawan dibandingkan motivasi internal.

Selain teori motivasi klasik, terdapat dua teori motivasi kerja lainnya berdasarkan pada kebutuhan. Kebutuhan merupakan keinginan psikologis atau keinginan psikologis yang tidak terpenuhi dalam diri seorang individu.
1.       Teori ERG
Alderfer dalam Siagian (2004:166) mengungkapkan teori kebutuhan yang disebut teori ERG, tiga kelompok teori kebutuhan tersebut adalah Existance (keberadaan), Relatedness (keterikatan), dan Growth (Pertumbuhan). Teori ERG Aldefer mengisyaratkan bahwa individu akan termotivasi untuk melakukan sesuai guna memenuhi salah satu dari ketiga perangkat kebutuhan.
2.       Teori Tiga Kebutuhan
David McCleland dalam Siagian (2004:167) mengatakan bahwa pemahman tentang motivasi akan semakin mendalam apabila disadari bahwa setiap orang mempunyai tiga jenis kebutuhan yaitu:
a.       Kebutuhan akan berprestasi (need for achievement)
b.      Kebutuhan akan kekuasaan (need for power)
c.       Kebutuhan afiliasi (need for affiliation)

Tujuan motivasi
Tujuan motivasi menurut  Malayu S.P. Hasibuan (1995:161) adalah
1.       Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan
2.       Meningkatkan produktivitas kerja karyawan
3.       Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan
4.       Meningkatkan kedisiplinan karyawan
5.       Mengefektifan pengadaan karyawan
6.       Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik
7.       Meningkatkan loyalitas, kreatifitas dan partisipasi karyawan
8.       Meningkatkan tingkat kesejahteraan karyawan
9.       Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya
10.   Meningkatkan efisiensi penggunaan alat-alat dan bahan baku

Asas-asas Motivasi
1.       Asas mengikutsertakan
Mengajak bawahan untuk ikut berpartisipasi dan memberikan kesempatan mereka dalam mengajukan ide-ide, rekomendasi dalam proses pengambilan keputusan-keputusan.
2.       Asas komunikasi
Pimpinan menginformasikan secara jelas tentang tujuan yang ingin dicapai, cara-cara mengerjakannya dan kendala-kendala yang dihadapi.
3.       Asas pengakuan
Memberikan penghargaan dan pengakuan yang tepat serta wajar kepada bawahan atas prestasi kerja yang dicapainya
4.       Asas wewenang dan didelegasikan
Mendelegasikan sebagian wewenang dan kebebasan untuk mengambil keputusan-keputusan dan kreativitas terhadap bawahan untuk melaksanakan tugas-tugas atasan atau manager.
5.       Asas perhatian dan timbal balik
Mengemukakan keinginan atau harapan kita terhadap mereka dan memahami serta berusaha memenugi kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan bawahan dari perusahaan.

Metode Motivasi
Ada dua metode motivasi:
1.       Motivasi langsung (direct motivation)
Motivasi langsung adalah motivasi (materiil dan non materiil) yang diberikan secara langsung kepada setiap individu karyawan untuk memenuhi kebutuhan serta kepuasannya. Seperti pujian, penghargaan, THR, bonus, bintang jasa dan lain-lain.
2.       Motivasi tidak langsung (indirect motivation)
Motivasi tidak langsung adalah motivasi yang diberikan hanya merupakan fasilitas-fasilitas yang mendukung gairang kerja atau kelancaran tugas sehingga para karyawan betah dan bersemangat melakukan pekerjaannya.

Indikator-indikator Motivasi Kerja
Faktor-faktor yang menjadi indikator bagi motivasi kerja menurut Alex S. Nitisemito (1990:27) adalah sebagai berikut:
1.       Turun atau rendahnya produktivitas kerja
2.       Tingkat absensi yang tinggi atau rendah
3.       Labour turnover
4.       Tingkat kerusakan yang naik atau tinggi
5.       Kegelisahan dimana-dimana
6.       Tuntutan
7.       Pemogokan

Jenis-jenis motivasi
Ada dua jenis motivasi menurut Malayu S.P. Hasibuan (1995:166) yaitu:
1.       Motivasi positif
Dalam motivasi positif pimpinan memotivasi dengan memberikan hadiah kepada mereka yang berprestasi di atas prestasi standar
2.       Motivasi negatif
Dalam motivasi negatif pimpinan memotivasi dengan memberikan hukuman kepada mereka yang bekerja di bawah prestasi standar. Dengan motivasi negatif ini semangat kerja bawahan dalam jangka waktu pendek akan meningkat karena mereka takut dihukum, tetapi untuk jangka waktu panjang dapat berakibat kurang baik.


Bibliografi

  • Tanjung, Andri. 2005. Pengaruh Kompensasi Terhadap Motivasi Kerja Karyawan Bagian Personalia PT. Agronesia Divisi Industri Industri Makanan dan Minuman Bandung. Skripsi: Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama.
  • Hasibuan, S.P. Malayu. 1995. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi kedelapan, PT. Gunung Agung
  • Alimuddin, Kartika Ibriati. 2012. Pengaruh Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada PT. Telkom Indonesia, Tbk Cabang Makassar. Skripsi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
  • Reskar R. 2001. Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Surya Cipta Mandiri. Skripsi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
  • Keran, Nugi Kristina. 2012. Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan di Yayasan Bintang Timur Tangerang. Tesis: Universitas Esa Unggul.

4 comments:

  1. Min map nya sudah bagus dan artikel nya sudah bagus. Tingkatkan lagi

    ReplyDelete
  2. @A20-Alfin
    Poin 3
    Artikelnya bagus dan membantu,tetapi perlu ditingkatkan lagi

    ReplyDelete
  3. Min map nya sudah bagus dan artikel nya sudah bagus. Tingkatkan lagi

    ReplyDelete
  4. @A04-MAULANA

    Poin 2

    Artikel dan mind map cukup komunikatif dan sejalan dengan tema.
    Kekurangan dari artikel ini adalah tidak adanya kesimpulan yang disampaikan, sehingga pembaca tidak mengetahui apa tujuan yang ingin Anda sampaikan dari artikel ini.

    Selain itu mungkin perlu dicari referensi lain mengenai motivasi kerja agar wawasan yang didapatkan jadi lebih luas.

    Terima Kasih.

    ReplyDelete