Friday, November 11, 2016

Pentingnya Merencanakan Manajemen Kerja yang Baik

Oleh   : Maulana Saputra
             41616110014


A.    Pengantar Manajemen Kinerja
Sumber daya manusia merupakan elemen yang sangat penting dalam satu perusahaan. Kegagalan mengelola sumber daya manusia dapat mengakibatkan timbulnya gangguan dalam pencapaian tujuan organisasi, baik kinerja, profit, maupun kelangsungan hidup organisasi. Manajer seharusnya mengerti bahwa keberhasilan dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas harus melibatkan karyawan karena karyawan tidak hanya menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan perubahan, tetapi juga semakin aktif berpartisipasi dalam merencanakan perubahan tersebut (Robbins dan Judge, 2008:143). Oleh karena itu, kinerja karyawan harus direncanakan dengan matang dan selaras dengan karyawan lain untuk memaksimalkan tujuan perusahaan.


B.    Definisi Manajemen Kinerja
Ada beberapa pendapat dari para ahli mengenai definisi dari manajemen kinerja, antara lain:
-   Menurut Dessler (2003:322) definisi manajemen kinerja adalah proses mengonsolidasikan penetapan tujuan, penilaian, dan pengembangan kinerja ke dalam satu sistem tunggal bersama, yang bertujuan memastikan kinerja karyawan mendukung tujuan strategis perusahaan.
-   Menurut Udekusuma (2007) Manajemen kinerja adalah suatu proses manajemen yang dirancang untuk menghubungkan tujuan organisasi dengan tujuan individu sedemikian rupa, sehingga baik tujuan individu maupun tujuan perusahaan dapat bertemu. Dalam hal ini bagi pekerja bukan hanya tujuan individunya yang tercapai tetapi juga ikut berperan dalam pencapaian tujuan organisasi, yang membuat dirinya termotivasi serta mendapat kepuasan yang lebih besar.
Dari kedua definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa manajemen kinerja merupakan aktivitas kegiatan manajerial dalam mengelola sumber daya perusahaan yang berorientasi pada kinerja dengan visi bersama dan pendekatan strategis yang terpadu sebagai kekuatan yang mendorong untuk mencapai tujuan perusahaan. 

C.    Tahap-Tahap Merencanakan Manajemen Kinerja
Dalam merencanakan manajemen kinerja yang baik, terdapat empat tahap yang harus dilakukan. Empat tahap ini dilakukan secara berkelanjutan karena prinsipnya hampir sama dengan melakukan suatu perbaikan. Empat tahap manajemen kinerja dapat digambarkan dalam diagram lingkaran dibawah ini.

1.      Perencanaan
Perencanaan kinerja dalam konteks ini merupakan tahap awal dari model manajemen kinerja. Dalam menyusun rencana, dilakukan melalui rapat atau pertemuan. Kegiatan-kegiatan penting dalam tahap perencanaan ini adalah:
             a.       Mengidentifikasi kebutuhan customer eksternal dan internal.
             b.      Mendapatkan dan memberikan informasi kinerja yang mencatat penyimpangan yang terjadi.
             c.       Meneliti kecakapan dan kemampuan organisasi.
             d.      Menyampaikan atau meluruskan misi, visi, dan rencana strategik.
             e.       Mengidentifikasi tujuan organisasi, tim, dan individu.
             f.       Membuat anggaran realistis

2.      Implementasi
Tahap implementasi ini merupakan tahap melaksanakan dari apa yang sudah direncanakan dalam tahap pertama. Tahap ini segera dilaksanakan melalui pertemuan atau rapat. Kegiatan-kegiatan penting yang dilakukan dalam pembahasan tahap implementasi sebagai berikut:
             a.       Mengadakan pembahasan terhadap harapan pekerjaan (job expectation).
             b.      Memperbaiki deskripsi pekerjaan.
             c.       Mengembangkan kontrak kinerja dengan setiap individu dan tim.
             d.      Memberikan konsultasi secara regular terhadap individu dan tim.
             e.       Memberikan informasi kinerja berkelanjutan.

3.      Refleksi
Refleksi adalah sama dengan tahap “check” dalam “model plan-do-check-act”. Tahap refleksi merupakan tahap membandingkan antara hasil implementasi dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya dan menindaklanjuti jika ada penyimpangan antara implementasi dan perencanaan. Dalam tahap ini, majer/supervisor bertemu dengan semua karyawan untuk membahas refleksi pekerjaan. Secara bersama-sama, mereka menilai perilaku dan kinerja karyawan dan mendiskusikan dengan menggunakan dan mengembangkan keahlian. Kegiatan-kegiatan penting dalam pembahasan tahap refleksi, sebagai berikut:
             a.       Mengumpulkan feedback penilaian.
             b.      Menguji penggunaan dan peningkatan keahlian.
             c.       Memberi feedback

4.      Kompensasi
Dalam tahap ini, pertemuan membahas sistem kompensasi yang digunakan untuk menghargai atau menilai kinerja. Penilaian kinerja dengan kompensasi hendaknya ditetapkan dan melibatkan individu dan tim. Aktivitas-aktivitas penting yang dibahas dalam tahap kompensasi sebagai berikut:
             a.       Mengkaitkan kinerja dengan upah.
          b.      Menentukan kompensasi terhadap kontribusi individu pada tiga tingkat: individu, tim, dan organisasi.
             c.       Menggunakan kombinasi dari sistem kompensasi total.

D.    Kesimpulan
Manajemen kinerja penting untuk direncanakan dengan baik oleh pihak manajerial dengan berkomunikasi dengan semua karyawan agar dapat mencapai tujuan perusahaan bersama. Manajemen kinerja yang baik akan menghasilkan karyawan-karyawan yang berhasil dan sukses dalam pekerjaannya, sehingga mereka dapat menambah profitabilitas dan citra baik untuk perusahaan itu sendiri. Terdapat empat tahap yang dilakukan untuk merencanakan manajemen kinerja yang baik, dan pada prinsipnya hampir sama dengan tahap-tahap berkelanjutan dalam melakukan perbaikan di perusahaan.

E.    Daftar Pustaka
Dewi, Ni Luh P.A.A.2016.E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana Vol 5, No.9 Dalam : http://id.portalgaruda.org/article.php?article=458466&val=989 diakses pada tanggal 10 November 2016.
Bagus, Denny.2011.Jurnal Manajemen, Bahan Kuliah Manajemen Dalam : http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2011/12/manajemen-kinerja-definisi-manajemen.html diakses pada tanggal 10 November 2016
Hidayati.2014.Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 15 No. 1 Dalam : http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/download/620/817 diakses pada tanggal 10 November 2016
Suhartono.2012.Manajemen Kinerja pada Perusahaan Bisnis Dalam : http://jurnal.stieama.ac.id/index.php/ama/article/download/21/19 diakses pada tanggal 11 November 2016

No comments:

Post a Comment