Saturday, September 12, 2015

Analisis Pekerjaan

Analisis pekerjaan (disebut juga analisis jabatan) merupakan proses sistematis dalam mengumpulkan semua informasi tentang pekerjaan untuk menyiapkan deskripsi dan spesifikasi pekerjaan, hal itu dimaksudkan  untuk pemilihan karyawan, kepuasan dalam pekerjaan, dan motivasi (1).

Selanjutnya silahkan buka Modul 6 Analisis Pekerjaan, baca dengan teliti dan simak dengan baik, berikan komentar Anda di kolom yang ada di bawah ini (sertakan nama dan kode tugas):

Lihat tayangan https://youtu.be/vvS0-kPbJio

28 comments:

  1. Dalam pekerjaan tentu saja dibutuhkan suatu analisa pekerjaan. Analisa pekerjaan merupakan suatu bentuk aktivitas yang pada dasarnya mengkaji, mempelajari, mengumpulkan, serta menganalisis ruang lingkup yang ada dalam suatu pekerjaan secara sistematis.
    Analisis pekerjaan tentu sangat penting dilakukan sebelum memulai suatu pekerjaan. Terutama segala aktivitas yang berhubungan dengan perekrutan tenaga kerja. Adapun tujuan dari analisis pekerjaan meliputi:
    1. Agar memperoleh tenaga kerja yang berkualitas
    2. Kepuasan diri
    3. Iklim serta kondisi pekerjaan dapat berjalan sesuai keinginan

    ReplyDelete
  2. Analisa pekerjaan sangatlah penting bahkan diperlukan saat calon karyawan ingin melamar posisi pekerjaan di sebuah perusahaan. Oleh karena itu, jika analisa pekerjaan digunakan dengan tepat maka hasil kerja dari karyawan tersebut akan berjalan secara optimal, karena sang calon karyawan sudah mempertimbangkan bagaimana situasi pekerjaan kedepan nanti dan bekal yang perlu dipersiapkan untuk memenuhi spesifikasi dari pekerjaan tersebut.

    ReplyDelete
  3. A03-Rio

    Analisis pekerjaan adalah prosedur dalam menetapkan tugas dan tuntutan keterampilan dari suatu jabatan, serta menentukan spesifikasi kandidat atau karyawan yang akan untuk posisi atau jabatan tersebut.
    Penentuan deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan sangatlah penting dan harus akurat sehingga karyawan yang ditetapkan untuk mengisi posisi pekerjaan atau jabatan tersebut mengerti tugas-tugas fungsi dan tuntutannya didalam posisi tersebut. Dengan adanya kejelasan ini harapan dari manajemen karyawan tersebut dapat bekerja dengan baik dan produktif.

    ReplyDelete
  4. A14-Syahli

    Analisis pekerjaan merupakan proses sistematis dalam mengumpulkan semua informasi tentang pekerjaan untuk menyiapkan deskripsi dan spesifikasi pekerjaan, hal itu dimaksudkan untuk pemilihan karyawan, kepuasan dalam pekerjaan, dan motivasi. Dengan analisis pekerjaan, sebuah perusahaan dapat memaksimalkan kinerja dari setiap karyawan yang ada. Karyawan juga memiliki tujuan dan tanggung jawab yang jelas sehingga dapat berkonsentrasi secara penuh dalam memenuhi kewajibannya agar dapat mendapatkan hak-hak yang diinginkan

    ReplyDelete
  5. A07- ahmad

    Analisis pekerjaan adalah suatu cara sistematis mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang isi pekerjaan dan kebutuhan tenaga manusia, serta konteks dimana pekerjaan dilaksanakan. Disini analisis berfungsi dalam membantu manajer dalam menempatkan pegawainya. Informasi yang didapat digunakan manajer dalam menjalankan deskripsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan dan spesifikasi orang dalam menjalankan suatu proses pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana untuk mencapai tujuan yang diharapakan.

    ReplyDelete
  6. Pedro Subekti A09
    #6. Analisa Jabatan

    Dalam SDM mengerjakan sebuah pekerjaan tentunya lebih baik pada pekerjaan yang sesuai dengan kapabilitas SDM tersebut, namun terkadang ada beberapa case, dimana SDM mengerjakan suatu pekerjaan yang tak sesuai dengan kapabilitasnya. Tentu ini berpengatuh pada produktivitas dan efisiensi dalam SDM tsb. bekerja, yang berimbas pada performance perusahaan. Maka dengan analisa Jabatan, hal tsb. diperkecil kemungkinannya terjadi.
    Analisa jabatan merupakan prosedur dalam ementapkan tugas dan tuntutan keterampilan dari suatu jabatan,s erta menentukan spesifikasi kandidat atau karyawan yang akan dipekerjakan untuk posisi atau jabatan tersebut.

    ReplyDelete
  7. Inti dari analisa pekerjaan ialah terbentuknya deskripsi dan spesifikasi kerja. Didalam struktur organisasi dan desain analisa pekerjaan membantu organisasi membuat perubahan yang sesuai dengan struktur organisasi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan persyaratan organisasi.analisa pekerjaan juga dapat digunakan dalam hal promosi dan mutasi,yaitu untuk mengambil keputusan,analisa pekerjaan juga berfungsi dalam kesehatan dan keselamatan yaitu dengan mengidentifikasi faktor ri pada pekerjaan, termasuk penyediaan peralatan keselamatan kerja untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja

    ReplyDelete
  8. A25-Tri
    Analisis pekerjaan adalah proses mempelajari dan mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan operasi dan tanggung jawab suatu pekerjaaan tertentu. Analisis pekerjaan dipakai untuk berbagai tujuan, baik sektor publik maupun sektor swasta. Berikut ini tujuan dari analisis pekerjaan :

    1.Job description, yang berisi informasi pengeidentifikasian pekerjaan, riwayat pekerjaan, kewajiban-kewajiban pekerjaan, dan pertanggungjawaban, spesifikasi pekerjaan atau informasi mengenai standar- standar pekerjaan.
    2.Job classification,penyusunan pekerjaan-pekerjaan ke dalam klas-klas, kelompok-kelompok, atau jenis-jenis berdasarkan rencana sistematika tertentu. Rencana sistematika tradisional biasanya didasarkan pada garis kewenangan organisasi, isi tugas/pekerjaan yang didasrkan pada teknologi, dan tugas/pekerjaan ini pada gilirannya didasarkan pada perilaku manusia.
    3.Job evaluation,suatu prosedur pengklasifikasian pekerjaan berdasarkan kegunaan masing-masing di dalam organisasi dan dalam pasar tenaga kerja luar yang terkait.
    4.Job desing instructuring,meliputi usaha-usaha untuk mengalokasi dan merestrukturalisasikan kegiatan-kegiatan pekerjaan ke dalam berbagai kelompok.
    5.Personal requirement/spesifications,berupa penyusunan persyaratan-persyaratan atau spesifikasi-spesifikasi tertentu bagi suatu pekerjaan, seperti pengetahuan(knowledge), ketrampilan(skills), ketangkasan(aptitudes), sifat-sifat dan ciri-ciri(attributes and traits) yang diperlukan bagi keberhasilan pelaksanaan suatu pekerjaan.
    6.Performance appraisal,tujuan penting daripada penilaian performansi ini adalah dengan maksud untuk mempengaruhi dari para pekerja melalui keputusan-keputusan administrasi, seperti promosi, pemberhentian sementara (lay off), pemindahan(transfer), kenaikan gaji, memberi informasi kepada para pekerja tentang kemampuan-kemampuan dan kekurangan-kekurangan yang berkaitan dengan pekerjaannya masing-masing.
    7.Worker training,untuk tujuan-tujuan pelatihan.
    8.Worker mobility, ,untuk tujuan mobilitas pekerja(karir), yaitu dinamika masuk-keluarnya seseorang dalam posisi-posisi, pekerjaan-pekerjaan, dan okupasi-okupasi tertentu.
    9.Efficiency,ini mencakup penggabungan proses kerja yang optimal dan rancangan keamanan dari peralatan dan fasilitas fisik lainnya dengan referensi tertentu pada kegiatan-kegiatan kerja, termasuk prosedu-prosedur kerja, susunan kerja dan standar-standar kerja.
    10.Safety,sama dengan efisiensi, tapi perhatiannya lebih diarahkan pada identifikasi dan peniadaan perilaku-perilaku kerja yang tidak aman, kondisi-kondisi lingkungan.
    11.Human resource planning,ini meliputi kegiatan-kegiatan antisipatif dan reaktif melalui suatu organisasi untuk memastikan organisasi tersebut memiliki dan akan terus memiliki jumlah dan macam orang pada tempat yang tepat, waktu yang tepat, dll.
    12.Legal/quasi legal requirements,aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berkaitan dengan organisasi.

    Analisis pekerjaan mempunyai manfaat dalam suatu pengorganisasian, antara lain :
    1.Redesain pekerjaan (untuk meningkatkan metode pekerja, mengurangi kesalahan, eliminasi yang tidak perlu, perbaikan kinerja)
    2.Desain Organisasi (menganalisis elemen, menyusun posisi organisasi)
    3.Analisis susunan kepegawaian (Informasi pekerjaan)

    ReplyDelete
  9. A25-Tri
    Analisis pekerjaan adalah proses mempelajari dan mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan operasi dan tanggung jawab suatu pekerjaaan tertentu. Analisis pekerjaan dipakai untuk berbagai tujuan, baik sektor publik maupun sektor swasta. Berikut ini tujuan dari analisis pekerjaan :

    1.Job description, yang berisi informasi pengeidentifikasian pekerjaan, riwayat pekerjaan, kewajiban-kewajiban pekerjaan, dan pertanggungjawaban, spesifikasi pekerjaan atau informasi mengenai standar- standar pekerjaan.
    2.Job classification,penyusunan pekerjaan-pekerjaan ke dalam klas-klas, kelompok-kelompok, atau jenis-jenis berdasarkan rencana sistematika tertentu. Rencana sistematika tradisional biasanya didasarkan pada garis kewenangan organisasi, isi tugas/pekerjaan yang didasrkan pada teknologi, dan tugas/pekerjaan ini pada gilirannya didasarkan pada perilaku manusia.
    3.Job evaluation,suatu prosedur pengklasifikasian pekerjaan berdasarkan kegunaan masing-masing di dalam organisasi dan dalam pasar tenaga kerja luar yang terkait.
    4.Job desing instructuring,meliputi usaha-usaha untuk mengalokasi dan merestrukturalisasikan kegiatan-kegiatan pekerjaan ke dalam berbagai kelompok.
    5.Personal requirement/spesifications,berupa penyusunan persyaratan-persyaratan atau spesifikasi-spesifikasi tertentu bagi suatu pekerjaan, seperti pengetahuan(knowledge), ketrampilan(skills), ketangkasan(aptitudes), sifat-sifat dan ciri-ciri(attributes and traits) yang diperlukan bagi keberhasilan pelaksanaan suatu pekerjaan.
    6.Performance appraisal,tujuan penting daripada penilaian performansi ini adalah dengan maksud untuk mempengaruhi dari para pekerja melalui keputusan-keputusan administrasi, seperti promosi, pemberhentian sementara (lay off), pemindahan(transfer), kenaikan gaji, memberi informasi kepada para pekerja tentang kemampuan-kemampuan dan kekurangan-kekurangan yang berkaitan dengan pekerjaannya masing-masing.
    7.Worker training,untuk tujuan-tujuan pelatihan.
    8.Worker mobility, ,untuk tujuan mobilitas pekerja(karir), yaitu dinamika masuk-keluarnya seseorang dalam posisi-posisi, pekerjaan-pekerjaan, dan okupasi-okupasi tertentu.
    9.Efficiency,ini mencakup penggabungan proses kerja yang optimal dan rancangan keamanan dari peralatan dan fasilitas fisik lainnya dengan referensi tertentu pada kegiatan-kegiatan kerja, termasuk prosedu-prosedur kerja, susunan kerja dan standar-standar kerja.
    10.Safety,sama dengan efisiensi, tapi perhatiannya lebih diarahkan pada identifikasi dan peniadaan perilaku-perilaku kerja yang tidak aman, kondisi-kondisi lingkungan.
    11.Human resource planning,ini meliputi kegiatan-kegiatan antisipatif dan reaktif melalui suatu organisasi untuk memastikan organisasi tersebut memiliki dan akan terus memiliki jumlah dan macam orang pada tempat yang tepat, waktu yang tepat, dll.
    12.Legal/quasi legal requirements,aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berkaitan dengan organisasi.

    Analisis pekerjaan mempunyai manfaat dalam suatu pengorganisasian, antara lain :
    1.Redesain pekerjaan (untuk meningkatkan metode pekerja, mengurangi kesalahan, eliminasi yang tidak perlu, perbaikan kinerja)
    2.Desain Organisasi (menganalisis elemen, menyusun posisi organisasi)
    3.Analisis susunan kepegawaian (Informasi pekerjaan)

    ReplyDelete
  10. A01-Fitra

    Analisis pekerjaan perlu dilakukan untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah ada dan mengidetifikasi fungsi kerja tambahan yang diperlukan agar karyawan dapat bekerja labih produktif dan perusahaan mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam analisa/evaluasi pekerjaan yang sudah ada sebaiknya juga mempertimbangkan fungsi kerja dan menentukan kriterianya agar didapat karyawan dengan kemampuan dan kepribadian karyawan yang sesuai dengan fungsi kerja tersebut.

    ReplyDelete
  11. A21-Yusuf
    Suatu organisasi akan dapat tetap bertahan dan berkembang menyesuaikan lingkungan manakala didukung oleh ketangguhan manusianya. Untuk mewujudkan ketangguhan manusia dalam organisasi, analisis pekerjaan dan sering disebut analisis jabatan merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan. Melalui analisis pekerjaan akan dapat diperkirakan pekerjaan atau jabatan. Analisis pekerjaan (job analysis) perlu dilakukan agar dapat mendesain organisasi serta menetapkan uraian pekerjaan, spesifikasi pekerjaan, dan evaluasi pekerjaan.
    Analisis pekerjaan adalah menganalisis dan mendesain pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan mengapa pekerjaan itu harus dikerjakan.
    Analisis pekerjaan akan memberikan informasi mengenai uraian pekerjaan, spesifikasi pekerjaan, dan evaluasi pekerjaan bahkan dapat memperkirakan pengayaan atau perluasan pekerjaan dan penyederhanaan pekerjaan pada masa yang akan datang.

    ReplyDelete
  12. A18 Raditya

    Untuk dapat merancang pengelolaan SDM dengan baik sebenarnya bisa dimulai dengan konsep merancang 3J, yakni Job Description, Job Specification dan Job Analysis sebaik mungkin. Dari 3J ini saya beranggapan Job Analysis-lah penentu efektif atau tidaknya pengelolaan SDM di dalam sebuah organisasi. Asumsinya, bagaimana sedini mungkin merancang cakupan kerja, lingkungan kerja, tanggung jawab kerja, harapan kerja serta kebutuhan kerja agar nantinya sesuai dengan kebutuhan organisasi.

    Kegiatan Job Analysis yang baik haruslah didasarkan pada tersedianya dokumen-dokumen yang valid dan up-to date (baik terkini serta memperhatikan adanya perubahan lingkungan). Selain itu, “penilai” dan “pengisi” dari kegiatan Job Analysis harus mengisi apa adanya, seobjektif mungkin, jauh dari kepentingan apa pun. Jika syarat ini sudah dipenuhi, di masa yang akan datang kegiatan pengelolaan SDM pada fungsi-fungsi berikutnya seperti pemeliharaan (training, penggajian, gaji) dan fungsi evaluasi (evaluasi kinerja, pemutusan hubungan kerja) akan berjalan dengan efektif.

    Jika kegiatan Job Analysis dilakukan dengan benar maka diharapkan fungsi-fungsi SDM lainnya akan berjalan dengan sendirinya, mengikuti bagaimana perubahan dari Job Analysis-nya. Intinya, bagaimana ketersediaan dokumen Job Analysis yang up-to date dan dievaluasi secara berkala. Saya tidak berasumsi bahwa fungsi SDM lainnya tidak penting. Yang terpenting, bagaimana meletakkan fondasi ini (Job Analysis) pada urutan yang urgent dan harus dievaluasi secara berkala.

    ReplyDelete
  13. A-16 Abdirama

    Ada beberapa hal yang bersangkut paut dengan analisa pekerjaan (job description) yang sangat penting diperhatikan bagi seorang pemimpin dalam menempatkan sesorang pada pekerjaan tertentu. Untuk itu pada makalah ini akan dibahas beberapa hal yang bersangkutan dengan analisa pekerjaan , yaitu

    Pengertian Analisis Pekerjaan
    Tujuan analisis pekerjaan
    Langkah-langkah utama dalam analisis pekerjaan
    Jenis analisis pekerjaan
    Klasifikasi pekerjaan ( job classification)
    Teknik perancangan ulang pekerjaan
    Pembahasan
    Pengertian Job Analysis

    ReplyDelete
  14. Dalam SDM mengerjakan sebuah pekerjaan tentunya lebih baik pada pekerjaan yang sesuai dengan kapabilitas SDM tersebut, namun terkadang ada beberapa case, dimana SDM mengerjakan suatu pekerjaan yang tak sesuai dengan kapabilitasnya.
    Oleh karena itu, jika analisa pekerjaan digunakan dengan tepat maka hasil kerja dari karyawan tersebut akan berjalan secara optimal, karena sang calon karyawan sudah mempertimbangkan bagaimana situasi pekerjaan kedepan nanti dan bekal yang perlu dipersiapkan untuk memenuhi spesifikasi dari pekerjaan tersebut.

    ReplyDelete
  15. A-13 Yudi

    analisis pekerjaan sebaiknya disesuaikan dengan jobdesk yang diberikan karena akan meningkatkan hasil kualitas kerja karyawannya karena sesuai dengan keahliannya dan sesuai dengan spesifikasi pekerjaannya.

    ReplyDelete
  16. Analisa pekerjaan merupakan pencarian informasi tentang jabatan yang ada. Tujuan analisa pekerjaan adalah untuk menentukan/memperbaharui informasi analisa pekerjaan (job description, job specification, job performance standard), untuk tujuan-tujuan khusus misalnya, untuk evaluasi kompensasi, perancangan ulang pekerjaan, dan lain-lain.

    ReplyDelete
  17. Y61-Klara,B06
    Analisis pekerjaan merupakan studi yang sistematis untuk mengumpulkan semua informasi yang menyangkut suatu jabatan dalam suatu perusahaan dengan cara mencatat, mempelajari, dan menyimpulkan keterangan-keterangan atau fakta-fakta yang berhubungan dengan masing-masing jabatan secara sistematis dan teratur

    ReplyDelete
  18. Tugas B06, Y46-Reno

    Aplikasi analisis pekerjaan dalam kehidupan karyawan benerja sangatlah vital. Dimanna mnurut pengertian, tujuan, urgensi dan manfaat dari analisis pekerjaan yang merupajkan proses sistemastis dan terarah dalam mengumpulkan semua informasi tentang pekerjaan demi mendapatkan karyawan yang sesuai dengan pekerjaan tsb.

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Tugas B06, Y37-Tarma
    analisis pekerjaan secara sistematik menyimpulkan, mengevaluasi dan mengorganisasi informasi tentang pekerjaan-pekerjaan. Ini biasanya dilakukan oleh para spesialis yang disebut analis pekerjaan. Jadi, setelah departemen personalia terlibat dalam proses perancangan pekerjaan, pemahaman tentang pekerjaan-pekerjaan dan persyaratan-persyaratannya harus dikumpulkan melalui analisis pekerjaan.

    ReplyDelete
  21. Y39-Sumaryono
    Analisis pekerjaan merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan sebuah perusahaan dengan adanya analisis pekerjaan yang baik maka keseimbangan antara kebutuhan karyawan dan tuntutan serta perusahaan akan tercapai. Selain itu analisis pekerjaan juga berperan penting dalam peningkatan efektifitas kinerja karyawan.

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  23. Tugas B06, Y55-Hilman
    Analisis pekerjaan suatu proses sistematis dalam mengumpulkan semua informasi tentang pekerjaan untuk menyiapkan deskripsi dan spesifikasi pekerjaan, hal itu dimaksudkan
    untuk pemilihan karyawan, kepuasan dalam pekerjaan, dan motivasi. Dengan analisis pekerjaan, sebuah perusahaan dapat memaksimalkan kinerja dari setiap karyawan yang ada. Secara karir Karyawan juga memiliki tujuan dan tanggung jawab yang jelas sehingga dapat berkonsentrasi secara penuh dalam memenuhi kewajibannya agar dapat mendapatkan hak-hak yang diinginkan

    ReplyDelete
  24. y44-Muhammad AR
    Analisis pekerjaan merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan sebuah perusahaan dengan adanya analisis pekerjaan yang baik maka keseimbangan antara kebutuhan karyawan dan tuntutan serta perusahaan akan tercapai. Selain itu analisis pekerjaan juga berperan penting dalam peningkatan efektifitas kinerja karyawan.
    Adapun tujuan analisis pekerjaan yaitu,
    • memperoleh tenaga kerja pada posisi yang tepat,
    • memberikan kepuasan pada diri tenaga kerja
    • , (3) menciptakan iklim dan kondisi kerja yang kondusif (Sastrohadiwiryo).

    ReplyDelete
  25. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  26. Y36-Franciska
    Analisis pekerjaan adalah proses pengumpulan informasi mengenai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh seorang pekerja yang dilaksanakan dengan cara mengamati atau mengadakan interview terhadap pekerja dengan bukti-bukti yang benar dari supervisor.

    ReplyDelete
  27. Tugas B06, Y59-Renward
    Analisis pekerjaan dalam suatu perusahaan merupakan faktor penting untuk menyiapkan pekerja yang tepat untuk mengisi pekerjaan berdasarkan keterampilan yang dimiliki, sehingga tercapai tujuan perusahaan yang dapat saling menguntungkan antara pekerja dan perusahaan.

    ReplyDelete
  28. M. Isa Ibrahim - 41616110113

    Analisis pekerjaan perlu dilakukan untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah ada dan mengidetifikasi fungsi kerja tambahan yang diperlukan agar karyawan dapat bekerja labih produktif dan perusahaan mendapatkan hasil yang maksimal.

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.