Thursday, March 24, 2016

Proses Seleksi Sebagai Kebutuhan Vital Organisasi

Definisi dan Tujuan

Konsep utama dalam Seleksi adalah memilih kandidat yang memenuhi syarat pada proses Rekrutmen, untuk melanjutkan proses penerimaan kerja pada suatu perusahaan. Dewasa ini proses penerimaan karyawan di tiap-tiap perusahaan memiliki beberapa perbedaan, namun proses inti nya memiliki kesamaan. Dimana kandidat melakukan tes tertulis, tes wawancara, tes kesehatan, dan tes praktik bekerja.

Seleksi merupakan tahap akhir proses rekrutmen, hasil seleksi merupakan keputusan penting dan menjadi keputusan bersama, antara departemen SDM maupun departemen pengguna jasa si kandidat tsb. Dalam MSDM proses seleksi sangat penting, karena hasil proses seleksi akan berpengaruh pada produktifitas perusahaan. yang bertujuan tidak lain adalah menjadikan kandidat yang paling mendekati requirenment yang di inginkan perusahaan, dan memiliki talenta dan keahlian khusus yang bisa diterapkan di perusahaan sebagai nilai tambah.

Proses Seleksi

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa proses seleksi di beberapa perusahaan memeiliki perbedaan, namun secara inti tetaplah sama, berikut yang saya deskripsikan adalah proses seleksi yang dilakukan perusahaan tempat saya bekerja (Halliburton Co. Group).
  1. Proses Screening CV dan riwayat kerja calon kandidat yang telah lolos pada proses penyaringan ini (proses rekrutment) akan dihubungi oleh departemen HRD pusat yang berada di Texas, USA. dan diinformasikan untuk mengisi identitas pribadi secara online dan mengisi Tes tertulis berbasis online dengan beberapa ketentuan (termasuk nilai minimal dan deadline pengerjaan).
  2. Wawancara dengan HRD dept pusat via Online (SKYPE). Jika proses online test sebelumnya kandidat berhasil menhgerjakan sesuai ketentuan dan nilai minimal. Dept SDM akan menghubungi kembali untuk melakukan wawancara berbasis online, dimana kandidat diminta untuk membuat akun SKYPE untuk wawancara langsung dengan HRD pusat (USA).
  3. Tes Keaktifan melalui Diskusi Grup. Kandidat yang lulus proses online interview akan dikumpulkan berdasarkan regional negara nya (misal Indonesia : Hotel Park Lane Jakarta). Disana kandidat akan dikelompokan masing2 5-7 orang dalam 1 kelompok, ditugaskan untuk membuat sebuah prototype sebuah proyek pengeboran minyak, kemudia mempresentasikanya dan tanya jawab langsung dengan dept SDM.
  4. Tes Kesehatan. Tes ini bertujuan untuk memastikan calon pegwai memiliki fisik dan mental yang cukup untuk mengemban jabatan tertentu. biasanya untuk pegawai lapangan akan memiliki tes kesehatan yang lebih kompleks dibandingkan kandidat yang bekerja di kantor.
  5. Orientasi Karyawan Baru. Pada tahap ini, pegawai sudah menandatangani kontrak kerja sewaktu atau karyawan kontrak, kontrak diberikan selama 1 tahun, guna menilai proses dan hasil kerja karyawan tsb. di Halliburton group, karyawan yang masih bersifat orientasi akan dikirim ke negara-negara dimana Halliburton memiliki pusat pendidikan dan pelatihan, karyawan akan diikutsertakan secara wajib untuk memiliki pengetahuna basic yang baik untuk bidang pekerjaanya kelak.
  6. Realisasi Pratinjau Pekerjaan. Pada tahap ini, setelah keryawan pulang dari pusat pndidikan, akan diberikan tes lapaangan, dimana karyawan akan ditempatkan di satu lokasi pengeboran dan dia ditugaskan untuk mengurus seluruh kegiatan operasiional di lokasi tersebut, tentunya dengan supervisi dari seniornya, kemudian hasil pekerjaanya akan di sampaikan kepada manajer bagian.
  7. Pengambilan Keputusan. Pad tahap ini, karyawan yang memiliki kualifikasi yang mumpuni untuk jabatan tsb akan diangkat menjadi karyawan tetap dan bagi yang tidak memenuhi kriteria akan diberhentikan.
Daftar Pustaka :


  • Hidayat, Atep Afia. 2016. Perancangan dan Perilaku Organisasi (seleksi). Jakarta. Universitas Mercu Buana
  • Wei, Cheang Lok. Hiring Process at Halliburton Group. 23 Maret 2016. http://jobs.halliburton.com

No comments:

Post a Comment