Showing posts with label Y39-Sumaryono. Show all posts
Showing posts with label Y39-Sumaryono. Show all posts
Thursday, June 23, 2016
manajemen kinerja
MANAJEMEN
KINERJA
Saat ini perusahaan menghadapi banyak tantangan dari
lingkungan. Perubahan-perubahan yang terjadi tersa begitu cepat. Perubahan yang
terjadi diataranya adalah perubahan ekonomi, teknologi, pasar, dan persaingan.
Perubahan ini mengharuskan perusahaan untuk mengubah semua kebiasaan yang
dilakukan selama ini untuk menghadapi persaingan pasar. Oleh karena itu,
diperlukan suatu pendekatan dalam mengevaluasi kinerja karyawan yang dikenal
dengan manajemen kinerja.
definisi dan urgensi
Definisi dan
urgensi manajemen sumber daya manusia
Manajeman
sumber daya manusia merupakan sebuah fungsi manajeman yang berhubungan dengan
rekruitmen, penempatan, pelatihan, dan pengembangan anggota dari suatu organisasi
(Tunggal, 1993).
HUBUNGAN INDUSTRIAL
HUBUNGAN
INDUSTRIAL
Hubungan antara
pengusaha dan pekerja adalah pola hubungan yang paradoks, satu sisi pengusaha
dan pekerja dalam proses memiliki kepentingan dan tujuan yang sama agar
menghasilkan barang dan atau jasa secara optimal, namun dalam sisi lain hasil
pembagian hasil pencapaian proses dan distribusi kemakmuran kedua pihak
terjebak dalam sifat manusia sebagai homo homoni lupus. Oleh karena itu, perlu
dikaji tentang Hubungan Industrial baik terhadap pekerja maupun pemerintahan.
Friday, June 17, 2016
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)
Sumaryono
Sumber
daya manusia merupakan hal penting dalam menjalankan sebuah organisasi.
Secanggih apapun sumber-sumber daya non-manusia yang dimiliki oleh perusahaan,
tidak menjadi jaminan bagi pencapaian keberhasilan perusahaan tersebut. Jaminan
keberhasilan perusahaan, lebih banyak ditentukan oleh kualitas sumber daya
manusianya. Faktor-faktor produksi dalam perusahaan seperti modal, mesin, dan
material dapat bermanfaat apabila telah diolah oleh SDM. SDM sebagai tenaga
kerja tidak terlepas dari masalah-masalah yang berkaitan dengan keselamatan dan
kesehatannya saat bekerja.
REVIEW JURNAL: PENGARUH K3 TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PENGARUH
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Sumaryono
Email: sumaryono1993@gmail.com
Jurusan Teknik
Industri Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana
Jalan Meruya
Selatan Kebun Jeruk Jakarta Barat 11650
ABSTRAK
Bisnis
yang kompetitif membutuhkan kualitas sumber daya manusia yang tinggi. Sumebr
daya di dalam suatu persahaan harus dilindungi oleh program kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
merupakan hal yang sangat penting dalam menjalankan sebuah
organisasi/perusahaan. Keselamatan dan kesehatan kerja ini juga berpengaruh
terhadap kinerja karyawan. Semakin baik penerapan sistem manajemen K3, maka
kinerja karyawan akan semakin meningkat. Kinerja karyawan dipengaruhi oleh banyak
faktor salah satunya adalah K3. Berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan
menunjukkan bahwa kesehatan dan keselamatan kerja berpengaruh secara signifikan
terhadap kinerja karyawan.
Menurut Lestari (2013) semua faktor K3 memuliki
hubungan yang positif dan sangat nyata terhadap kinerja karyawan dapat dilihat
dari nilai korelasi yang positif yaitu 0,743 dengan tingkat kepercayaan 99%, db
= 73.
Sedangkan menurut Nugraheni (2013), K3
juga berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di PT.
Apac Inti Corpora Bawen Jawa Tengah, dimana diperoleh keterangan bahwa variabel
keselamatan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan secara
signifikan. Hal ini berarti semakin penting keselamatan kerja terhadap kinerja
karyawannya. Besarnya pengaruh positif terhadap kinerja karyawan adalah 0,309.
Kata
kunci : K3, Kinerja karyawan
Wednesday, June 8, 2016
MANAJEMEN TALENTA DALAM MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI
MANAJEMEN TALENTA DALAM
MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI
Oleh: Sumaryono
Keberhasilan
suatu organisasi dapat dicapai dengan adanya karyawan dengan kinerja yang baik.
Organisasi yang meiliki karyawan dengan talent yang sesuai dengan kebutuhan
organisasi akan membuat organisasi lebih kompetitif. Capelli (2009) dalam
Rachmadhan (2011) berpendapat bahwa manajemen talenta berkaitan dengan mencari
orang yang tepat dengan keterampilan yang tepat untuk posisi yang tepat.
Manajemen talenta akan berhasil jika ada sistem seleksi dimana sistem ini dapat
dilakukan salah satunya dengan adalah sistem untuk mengidentifikasikan hasil
kinerja. Jika seorang pegawai memilki kinerja yang dianggap rata-rata maka
mereka harus dihargai atas kinerjanya, sedangkan seorang pegawai yang
berprestasi di perusahaan harus menerima imbalan yang lebih tinggi untuk
menjaga motivasinya.
Saturday, May 28, 2016
Kepuasan Kerja dan Faktor yang Mempengaruhinya
Oleh: Sumaryono
Kepuasan
kerja karyawan merupakan masalah penting yang diperhatikan dalam hubungannya
dengan produktivitas kerja karyawan dan ketidakpuasan sering dikaitkan dengan
tingkat tuntutan dan keluhan pekerjaan yang tinggi. Pekerja yang memiliki
tingkat ketidakpuasan tinggi lebih memungkinkan untuk melakukan sabotase.
Friday, May 27, 2016
Motivasi Kerja
Oleh: Sumaryono
Pemahaman
mengenai motivasi kerja merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah
organisasi atau perusahaan. Oleh karena itu, sebuah organisasi perlu
mengidentifikasi sasaran dan kebutuhan yang melatar belakangi perilaku
karyawan.
Friday, May 20, 2016
Manajemen Kompensasi
Oleh: Sumaryono
Salah satu aktivitas
atau fungsi dari manajemen sumber daya manusia adalah manajemen penghargaan
(kompensasi).
Subscribe to:
Posts (Atom)










