Showing posts with label Tugas B02. Show all posts
Showing posts with label Tugas B02. Show all posts

Friday, March 25, 2016

Friday, March 18, 2016

Rekrutmen Karyawan


Pemahaman Tentang Rekrutmen



REKRUTMEN SUMBER DAYA MANUSIA



A. DEFINISI

Rekrutmen adalah proses mencari, menemukan, mengajak dan menetapkan sejumlah orang dari dalam maupun dari luar perusahaan sebagai calon tenaga kerja dengan karakteristik tertentu seperti yang telah ditetapkan dalam perencanaan sumber daya manusia.

Rekrutmen

Salah satu kunci utama dalam menentukan kualitas sumber daya manusia pada suatu perusahaan terletak pada proses rekrutmen. Merupaka sebuah kewajiban suatu perusahaan harus melakukan proses penyaringan dan seleksi untuk anggota atau karyawan baru keberhasilan dalam proses rekrutmen akan menentukan kualitas sumber daya manusia pada organisasi atau perusahaan tersebut.

Teori Rekrutmen

I. Rekrutmen dan Teori Rekrutmen
          Rekrutmen adalah serangkaian proses dalam suatu organisasi atau perusahaan. Keberadaan rekrutmen di harapkan agar perusahaan memperoleh tenaga kerja yang berkualitas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan dari suatu perusahaan.

Pemahaman Rekrutmen



TUJUAN DAN PROSES PELAKSANAAN REKRUTMEN

    I.        Definisi dan Tujuan Rekrutmen
Rekruitmen adalah Proses pencarian atau mengundang calon-calon tenaga kerja yang mempunyai kemampuan sesuai dengan rencana dan kebutuhan organisasi di waktu tertentu.

Rekrutmen, Sumber dan Metodenya


Proses Rekrutmen

A.      Uraian
Pengertian Rekrutmen Rekrutmen adalah putusan sumber daya manusia (SDM) berupa banyak dibutuhkan, kapan dibutuhkan, serta pengetahuan, keterampilan, kemampuan khusus yang dimiliki.

Terjadinya Rekrutmen


PROSES REKRUTMEN


Definisi dan Teknik Rekrutmen


Definisi Rekrutmen
Rekrutmen adalah serangkaian proses dalam penerimaan anggota baru dalam suatu organisasi atau perusahaan. Keberadaan rekrutmen diharapkan agar perusahaan memperoleh tenaga kerja yang berkualitas. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan dari suatu perusahaan.

PROSES REKRUTMEN DAN STATUS KARYAWAN

Pengadaan (Procurement) adalah merupakan fungsi operasional yang utama dari MSDM. Pengadaan tenaga kerja merupakan masalah yang penting. Mencari tenaga kerja tidak semudah membeli dan menempatkan sebuah mesin. Tidak seperti mesin, manusia memiliki pikiran, perasaan, status dan pendidikan yang tidak mudah diatur sepenuhnya untuk mencapai tujuan perusahaan. Rekrutmen yang baik harus memperhatikan job description dan kebutuhan perusahaan baik itu kualitas atau kuantitas agar tujuan rekrutmen dapat tercapai secara efektif dan efisien.

Menurut Randall S. Schuler dan Susan E. Jackson (1997:227) dalam Nanang Nuryanta (2008) “Rekrutmen antara lain meliputi upaya pencarian sejumlah calon karyawan yang memenuhi syarat dalam jumlah tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat menyeleksi orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan pekerjaan yang ada”.
Sedangkan menurut Faustino Cardoso Gomes (1995:105) “Rekrutmen merupakan proses mencari, menemukan, dan menarik para pelamat untuk diperkerjakan dalam dan oleh suatu organisasi. Rekrutmen merupakan proses komunikasi dua arah. Pelamar-pelamar menghendaki informasi yang akurat mengenai seperti apakah rasanya bekerja didalam organisasi bersangkutan. Organisasi-organisasi sangat menginginkan informasi yang akurat tentang seperti apakah pelamar-pelamar tersebut jika kelak mereka diangkat sebagai pegawai.
Perusahaan saya bergerak dibidang Manufaktur Packaging Printing. Di perusahaan saya para pekerja nya terdiri dari 4 status yaitu :
  1. Karyawan Tetap
  2. Karyawan Kontrak
  3. Karyawan Harian Lepas
  4. Karyawan Borongan

Untuk Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak proses rekrutmen menggunakan sumber Internal dan Eksternal. Untuk sumber Internal dilakukan dengan proses promosi dari atasan yang bersangkutan dan mendapat persetujuan oleh Manajemen perusahaan. Untuk proses rekrutmen eksternal dilakukan dengan cara pemasangan iklan di situs pencarian kerja dan rekomendasi atau informasi dari karyawan dalam. Proses seleksi dilakukan cenderung sederhana yaitu proses seleksi lamaran kemudian dilakukan pemanggilan untuk interview untuk kemudian panggilan akhir jika dirasa calon pelamar sudah sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Kedua jenis karyawan ini mengisi berbagai posisi di perusahaan dari mulai Marketing, PPIC, Quality Assurance dan Produksi.
Dikarenakan ada pekerjaan yang lebih mengutamakan penggunaan kekuatan fisik dan frekuensi kerja yang tidak kontinu/menentu (packing produk), perusahaan juga melakukan perekrutan karyawan Harian Lepas. Karyawan tersebut didapatkan menggunakan pihak ketiga sehingga tidak ada surat perjanjian kerja antara karyawan tersebut dengan perusahaan. Karyawan Harian Lepas dibayar perhari dan apabila tidak masuk walaupun sakit karyawan tersebut tidak akan dibayar tidak seperti Karyawan Kontrak atau Tetap.
Tidak berbeda dengan Karyawan Borongan, karyawan tersebut didapat dengan menggunakan pihak ketiga. Sehingga perusahaan tidak melakukan proses seleksi untuk perekrutan Karyawan Harian Lepas dan Karyawan Borongan. Karyawan Borongan ditempatkan dibagian packing. Mereka dibayar sesuai dengan jumlah hasil yang mereka kerjakan. Sebagai contoh : Berapa box atau pack perhari yang bisa mereka kerjakan. Sebagian besar Karyawan Harian Lepas dan Borongan adalah warga sekitar perusahaan yang kurang dalam hal pendidikan dan keterampilan.
Satu kekurangan dari proses perekrutan karyawan dalam perusahaan saya adalah ketidakjelasan status Karyawan Kontrak. Karena setelah dua kali perpanjangan kontrak, perusahaan tidak mau mengangkat menjadi Karyawan Tetap. Perusahaan melakukan sistem off karyawan tersebut selama satu bulan kemudian mereka akan dipanggil kembali untuk dilakukan penandatangan kontrak ulang jika karyawan masih ingin bekerja di perusahaan ini. Hal tersebut tentu saja menghambat kinerja perusahaan karena akan sulit mengatasi kekurangan tenaga kerja yang di off selama satu bulan. Selain itu mengakibatkan kurangnya rasa memiliki terhadap perusahaan karena perlakuan tersebut. Terlalu banyaknya karyawan yang keluar dan masuk perusahaan mengakibatkan menurunnya citra perusahaan.

Proses Rekrutmen dan Seleksi

Dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan, suatu perusahaan memerlukan beberapa factor pendukung seperti manusia, bahan baku, mesin/peralatan, serta modal usaha. Beberapa factor tersebut harus dikelola dengan baik agar visi dan misi suatu perusahaan dapat terwujud. Pengelolaan sumber daya manusia yang tidak efektif dan efisien akan menghambat tujuan organisasi suatu perusahaan. Pada konteks manajemen sumber daya manusia, perencanaan merupakan proses penentuan kebutuhan sumber daya manusia bagi perusahaan serta tindakan untuk mendapatkannya. Perencanaan sumber daya manusia yang baik dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan di perusahaan dan dapat bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan keinginan perusahaan. Bagi seseorang yang ingin bekerja pada suatu perusahaan, baik yang melamar sebagai karyawan maupun seseorang yang ingin belajar bekerja (magang) tentu nya harus mengikuti alur seleksi yang ditentukan oleh perusahaan. Menurut Soetjipto (2007), rekrutmen adalah proses menarik minat dan mengumpulkan calon pemegang jabatan yang sesuai dengan rencana SDM untuk menduduki suatu jabatan tertentu. Sedangkan seleksi adalah ptoses pemilihan kandidat (calon karyawan) yang disesuaikan dengan jabatan yang lowong. Rekrutmen dan seleksi merupakan rangkaian proses yang berkesinambungan dalam pengelolaan SDM, makan manajemen secara periodic memiliki tanggung jawab untuk melakukan analisis pekerjaan untuk memastikan identifikasi kebutuhan karyawan.

Beberapa pelamar berasal dari dalam (internal) organisasi/perusahaan itu sendiri da nada pula yang berasal dari luar (eksternal) organisasi/perusahaan. Internal rekrutmen dapat berasal dari papan pengumuman yang berada di dalam perusahaan, intranet, rapat perusahaan yang dinyatakan dalam promosi jabatan. Sedangkan untuk eksternal rekrutmen dapat berasal dari agen tenaga kerja, pusat informasi lowongan kerja, maupun melalui iklan (adv). Menurut Griffin (2007), rekrutmen internal berarti mempertimbangka karyawan yang ada sebagai kandidat atas lowongan pekerjaaan yang tersedia. Promosi dari dalam dapat membantu membangun semangat kerja dan mempertahankan karyawan yang berkualitas baik agar tidak meninggalkan perusahaan. Sedangkan rekrutmen eksternal melibatkan usaha menarik orang-orang dari luar organisasi untuk melamar lowongan pekerjaan. Metode rekrutmen eksternal meliputi pemasangan iklan, wawancara di kampus-kampus, dan lain sebagainya. Sama hal nya seperti pelamar yang ingin melakukan magang di suatu perusahaan, pelamar juga bisa mendapatkan informasi dari dalam perusahaan yang berasal dari kerabat dekatnya.

Proses rekrutmen dan seleksi dimulai dengan adanya perencanaan sumber daya manusia atau permintaan dari pengguna dan diakhiri dengan diangkatnya seseorang sebagai karyawan. Menurut anonym (2013), yang dikutip berdasarkan pengalamn pribadinya bahwa didalam melaksanakan proses rekrutmen terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut meliputi:

1.       Pemilihan media lowongan;
2.       Proses desain lowongan kerja;
3.       Seleksi administrasi calon karyawan;
4.       Test psikologi;
5.       Interview awal, biasanya dilakukan dengan HRD;
6.       Interview dengan user;
7.       Pemilihan kandidat;
8.       Negosiasi gaji

Sama halnya dengan calon karyawan untuk kategori karyawan yang akan magang, mereka juga diharuskan untuk melakukan seleksi administrasi, kemudian melakukan interview dengan HRD kemudian Kepala unit, dan terkahir dengan wakil direktur II baru setelah itu hasil lolos atau tidaknya akan di beritahu oleh HRD melalui email/telepon.






sumber: 

Anonym. 2013. Tahapan Rekrutmen. https://maribelajarhrd.wordpress.com/recruitment/tahapan-rekrutmen/ Diakses pada Hari Jum’at, 18 Maret 2016 pada pukul 20:26 WIB

Griffin, R W. 2007. BISNIS, Edisi Kedelapan. Erlangga. Jakarta

Soetjipto, B. 2007. Kisah Sukses Para Kampiun SDM. Salemba Empat. Jakarta

Proses Rekrutmen dan Seleksi


Rekrutmen Definisi, Tujuan, Proses, Sistem rekrutmen

Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional adalah terletak pada proses Rekrutmen,Seleksi, Training and Development calon tenaga kerja.

Pengertian Rekrutmen dan Seleksi



Pendahuluan

            Memilih calon karyawan tidaklah mudah, apalagi mencari calon karyawan yang berpengalaman dan memiliki harga atau gaji yang yang tidak terlalu tinggi, naka perusahaan – perusahaan biasanya melakukan proses rekrutmen yang berbeda.

Proses Tahapan Rekrutmen