Monday, March 21, 2022

CARA JITU MEMANAJEMEN SEBUAH ORGANISASI

 


penulis : Al Valro Brilliant Cahya (41619010009)
@B06_Alvarlo


KONSEP DASAR MANAJEMEN

Manajemen merupakan suatu proses yang mengatur pemanfaatan sumber daya manusia secara efektif dan efisien sesuai dengan ilmu pengetahuan dan seni untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen diambil dari bahasa inggris, yaitu management yang merupakan turunan dari kata "to manage" yang artinya mengurus tata laksana atau ketatalaksanaan. Orang yang mengatur disebut manajer. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah cara seorang manajer dalam mengarahkan, membina dan memimpin orang-orang yang menjadi karyawannya supaya usaha yang sedang dijalankan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 

PENGERTIAN ORGANISASI

Organisasi terjadi ketika orang-orang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Hal itu bisa terjadi melalui serangkaian kegiatan yang dirancang dengan sengaja, membuat improvisasi atau kombinasi keduanya.

Berikut adalah pengertian organisasi menurut para ahli:

1. C.H. Northcott
Organisasi adalah sebuah pengaturan di mana tugas-tugas diberikan kepada para anggota sehingga mereka berkontribusi secara efektif untuk beberapa tujuan yang lebih jelas.
[algolia_carousel]
Tujuan dari organisasi adalah untuk mengkoordinasikan aktivitas dari berbagai individu atau anggota kelompok yang bekerja di dalam organisasi untuk pencapaian tujuan perusahaan.

2. Louis Allen
Organisasi adalah sebuah proses identifikasi dan mengelompokkan pekerjaan yang akan dilakukan dan mengerjakan tanggung jawab dan wewenang serta membangun hubungan untuk sebuah tujuan yang membuat anggota organisasi saling bekerja sama secara efektif dalam mencapai tujuan. Organisasi adalah sebuah instrumen untuk mencapai sebuah tujuan tertentu.

3. Koontz and O’Donnell
Organisasi adalah pembentukan hubungan otoritas dengan ketentuan untuk koordinasi di antara mereka, baik secara vertikal maupun horizontal dalam struktur perusahaan. Organisasi merupakan titik koordinasi di antara para pebisnis.

4. Spriegel
organisasi mengacu pada hubungan antara berbagai faktor yang ada dalam sebuah usaha tertentu. Dari sudut pandang perusahaan secara keseluruhan, organisasi adalah hubungan struktural antara berbagai faktor dalam perusahaan.


KONSEP ORGANISASI

1. Konsep statis
Dalam konsep statis, organisasi merupakan sebuah struktur atau jaringan hubungan tertentu. Dalam artian, organisasi adalah sekelompok orang yang terikat bersama dalam hubungan formal untuk mencapai tujuan bersama.

2. Konsep dinamis
Dalam konsep dinamis, organisasi merupakan sebuah proses dari aktivitas yang sedang berlangsung. Dalam artian, organisasi adalah proses pengorganisasian, pekerjaan, orang dan sistem. Hal ini berkaitan dengan proses menentukan kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan sebuah kelompok.

 

KARAKTERISTIK ORGANISASI

1. Koordinasi

Koordinasi dari berbagai aktivitas adalah sebuah hal penting dalam organisasi. Koordinasi akan membantu dalam mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai kegiatan. Koordinasi juga menghindari penundaan pekerjaan. Berbagai fungsi dalam sebuah organisasi bergantung satu sama lain dan juga mempengaruhi satu sama lain.

Di dalam sebuah organisasi pada umumnya akan terdapat sebuah struktur, dimana apabila koordinasi yang ada tidak berjalan dengan baik maka akan mempengaruhi pada hasil kerja. Pelajari hal-hal dasar lainnya mengenai organisasi melalui buku Organisasi: Struktur, Perilaku, Proses Dan Hasil.

2. Divisi pekerjaan

Organisasi berurusan dengan seluruh tugas. Berbagai aktivitas ditugaskan kepada para anggota yang berbeda untuk pencapaian efisien neraka. Namun hal ini bukan berarti bahwa satu anggota tidak dapat menjalankan banyak fungsi tetapi spesialisasi dalam pekerjaan yang berbeda sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas seseorang. Organisasi membantu dalam membagi pekerjaan menjadi aktivitas yang ditugaskan untuk individu berbeda.

Dengan adanya pembagian tugas tersebut, penting bagi sebuah organisasi untuk memiliki manajemen yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan atau sasaran yang telah ditentukan terlebih dahulu. 

3. Tujuan yang sama

Semua struktur organisasi merupakan sarana menuju pencapaian tujuan perusahaan yang sama. Struktur organisasi harus dibangun berdasarkan tujuan yang jelas, hal ini akan membantu pencapaian organisasi dengan benar.

4. Hubungan Kooperatif

Organisasi yang memiliki struktur yang baik akan menciptakan hubungan kerjasama di antara berbagai anggota organisasi. Sebuah organisasi tidak dapat dibentuk oleh satu orang, setidaknya membutuhkan dua orang atau lebih.

Organisasi yang baik akan membantu menciptakan hubungan yang bermakna, hubungan harus vertikal dan horizontal di antara anggota dan di berbagai divisi. Struktur organisasi harus dirancang agar dapat memotivasi anggota untuk melakukan bagian pekerjaan masing-masing.

5. Hubungan otoritas-tanggung jawab yang ditetapkan dengan baik

Sebuah organisasi terdiri dari berbagai posisi yang diatur dalam hierarki dengan wewenang dan tanggung jawab yang jelas. Tentunya selalu ada otoritas pusat untuk organisasi yang baik. Hierarki posisi dalam organisasi menentukan garis komunikasi dan pola hubungan. Dalam menjaga hubungan tersebut, pentingnya ada budaya organisasi yang diterapkan dengan baik.

 

FUNGSI MANAJEMEN ORGANISASI

Selain dengan tujuan, terdapat fungsi dari manajemen organisasi yang harus digunakan perusahaan agar proses kerja bisa lebih maksimal:

  • Perencanaan (Planning)
Fungsi perencanaan atau planning berfungsi sebagai penentuan sebuah tindakan tenaga kerja agar mencapai tujuan yang diharapkan.

  • Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi pengorganisasian adalah suatu rangkaian proses untuk menggabungkan sumber daya, keuangan dan tenaga kerja, dan menumbuhkan hubungan yang produktif antara satu dan lainnya agar mencapai tujuan organisasi.

  • Kepegawaian (Staffing)

Fungsi kepegawaian atau staffing digunakan untuk menjalankan struktur organisasi dan menjaga agar tetap terjaga. Fungsi kepegawaian memiliki tugas utama yaitu menempatkan karyawan pada posisi atau pekerjaan yang tepat sesuai dengan kemampuan yang mereka punya.

  • Pengarahan (Directing)

Fungsi pengarahan digunakan untuk menggerakkan organisasi agar bisa bekerja secara efisien demi mencapai tujuan organisasi.

  • Pengendalian (Controlling)

Fungsi pengendalian digunakan agar memastikan organisasi telah berjalan sesuai dengan standar. Seorang manajer atau atasan memiliki otoritas yang penuh dalam pengambilan keputusan.

  • Pelaksanaan (Actuacting)

Pengarahan merupakan hal yang sangat penting di lakukan agar hal yang sudah direncanakan sebelumnya dapat berjalan dengan lancar. Seorang manajer akan melakukan pengarahan kepada setiap karyawannya, apabila di dalam perusahaan trsebut sedang mengalami suatu permasalahan atau apa yang sedang dikerjakan tidak sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.

Motivasi (Motivating) Motivasi diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan dalam organisasi. Motivating ini diperlukan supaya karyawan bisa melakukan pekerjaannya dengan baik, sehingga dengan demikian tujuan perusahaan tercapai.






DAFTAR PUSTAKA


Kang Atep Afia Channel. 2022, 05 Maret. Manajemen itu Ketika Urusan diurus oleh Pengurus (#OMPI01B) oleh Fhiladelvia [Video]. Youtube. MANAJEMEN UNTUK PENGELOLAAN ORGANISASI YANG LEBIH EFEKTIF DAN EFISIEN (#OMPI01B)  – YouTube

Widya, Yrama. 5 Okt 2021. ORGANISASI. Struktur, Perilaku, dan Proses

Umam, Khaerul. Manajemen organisasi. https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-organisasi/

Dr. Soetrisno, Edy M.Si. 30 Okt 2019.budaya organisasi.kencana

Putri, Vanya Karunia Mulia. Manajemen Organisasi: Pengertian, Fungsi, Struktur dan Perannya. https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/20/125355969/manajemen-organisasi-pengertian-fungsi-struktur-dan-perannya?page=all. Serafica Gischa.

https://www.kompasiana.com/bellaanandika0005/61c74a039bdc404d7c6a7122/konsep-dasar-manajemen

Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan


Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan tertentu dengan menggunakan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada. 

Menurut Hari Sucahyowati dalam buku pengantar manajemen (2017), ilmu manajemen diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi, menjaga keseimbangan antar berbagai tujuan, serta guna mencapai efesiensi dan efektifitas. Fungsi manajemen menurut G.R Harry yaitu POAC yang terdiri dari Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling 

Organisasi adalah sekumpulan orang yang memiliki tujuan atau visi dan misi yang sama. Dalam mencapai tujuan itu tidak hanya melibatkan manusia tetapi juga melibatkan sumber daya yang ada. Manajemen berperan dalam organisasi sebagai pengatur dan mengelola jalannya organisasi agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Untuk mencapai tujuan yang ada disebuah organisasi kita perlu memerlukan perencanaan strategi yang dimana perencanaan strategi itu sendiri ada didalam manajemen strategi. 

Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan ( Kerzner , 2001 )

Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan mendasar bikinan manajemen tertinggi yang diaplikasikan oleh semua anggota suatu oragnisasi demi terwujudnya tujuan organisasi. Manajemen puncak, tingkatan manajemen lainnya, dan bagian operasional memiliki peran masing-masing dalam menjalankan manajemen strategis. Semua komponen dalam perusahaan harus berpartisipasi dalam menyusun, menjalankan, dan mengontrol keputusan yang telah disepakati. Hasilnya tujuan bersama pun tercapai.

Membahas tentang perencanaan strategis dan manajemen stategis pastinya tidak akan terlepas dengan Analisis SWOT.  SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). Analisis SWOT mengatur kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman utama Anda ke dalam daftar yang terorganisir dan biasanya disajikan dalam bilah kisi-kisi yang sederhana.

Strengths (kekuatan) dan Weaknesses (kelemahan) adalah berasal dari internal perusahaan Anda. hal-hal yang dapat Anda kontrol dan dapat berubah. Contohnya termasuk siapa yang ada di tim Anda, paten dan properti intelektual Anda, dan lokasi Anda.

Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) adalah hal eksternal yang mempengaruhi bisnis atau hal-hal yang terjadi di luar perusahaan Anda pada pasar yang lebih besar. Anda dapat memanfaatkan peluang dan melindungi dari ancaman, tetapi Anda tidak dapat mengubahnya. Contohnya termasuk pesaing, harga bahan baku, dan tren belanja pelanggan.

Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Setiap orang pasti pernah merasakan menjadi seorang pemimpin, entah itu di lingkungan sekolah, tempat kerja, pertemanan, keluarga, atau untuk dirinya sendiri. Momen tersebut akan membantu memunculkan kualitas dan gaya kepemimpinan dalam diri Anda. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian kepemimpinan adalah cara memimpin atau perihal pemimpin. Secara harfiah, kepemimpinan berasal dari kata “pimpin” yang artinya mengarahkan, membina, mengatur, menuntun, menunjukkan, atau memengaruhi. 

Kemudian menurut George R. Terry, pengertian kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam seseorang atau pemimpin dan pengaruh yang lain untuk mau bekerja secara sadar dalam kaitannya dengan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Seorang pemimpin harus mempunyai sistem kepemimpinan yang efektif seperti:

  1. Rispek terhadap  kemampuan dan kebutuhan anggota serta stakeholder lainnya.
  2. Membangun loyalitas dan teamwoek berdasarkan tata nilai organisasi dan pencapaian tujuan
  3. Memberikan keyakinan dan mendukung inisiatif serta pengambilan resiko yang tepat
  4. Penyusunan struktur organisasi sesuai tujuan dan fungsi
Tipe kepemimpinan adalah gaya atau corak kepemimpinan yang dibawakan seseorang pemimpin dalam mempengaruhi para pengikutnya. Ada beberapa tipe kepemimpinan seperti:

  • Kepemimpinan Karismatik
  • Kepemimpinan Otoriter
  • Kepemimpinan Demokratis
  • Kepemimpinan Transpormasional
  • Kepemimpinan Visioner
Peranan kepemimpinan dalam manajemen strategi adalah seorang pemimpin sejatinya mengarahkan organisasi dalam mendorong seluruh sumber daya menuju titik optimal untuk pencapaian tujuan organisasi. Untuk berhasil mencapai tujuan, seorang pemimpin perlu strategi yang efektif. Keberhasilan seorang pemimpin dalam menformulasikan unsur-unsur manajemen strategi yang mewujudkan fungsi manajemen strategi menjadi penentu keberhasilan suatu organisasi. 




DAFTAR PUSTAKA

   Septianingrum, Ellyza. 2022. "MANAJEMEN ITU KETIKA URUSAN DIURUS OLEH PENGURUS (#OMPI01C)". https://www.youtube.com/watch?v=_YIDBW1T4nQ&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=4 (diakses 21 maret 2022)
        Septianingrum, Ellyza. 2022. "PERENCANAAN STRATEGI MANAJEMEN STRATEGI DAN KEPEMIMPINAN (#OMPI02B)".  https://www.youtube.com/watch?v=DDU8QNXwW_o&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=2 (diakses 21 maret 2022)

Manajemen Strategi Organisasi

 


Oleh: Rafi Akmal Suryatama (41620010043)

Pengertian Strategi

Secara Bahasa Strategi berasal dari Bahasa Yunani yaitu 'Stratogos' artinya ilmu para jenderal untuk memenangkan pertempuran dengan sumber daya terbatas

Secara Istilah strategi merupakan suatu pendekatan yang semua berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, serta eksekusi dalam aktivitas yang memiliki kurun waktu tertentu.

Hubungan Perencanaan Strategi dengan Manajemen Strategi

Perencanaan Strategi

  • Adalah kegiatan, yang menentukan tujuan dan mempertimbangkan lingkungan internal dan eksternal untuk merancang, mengimplementasikan, dan menyesuaikan strategi, untuk mendapatkan keunggulan kompetitif
Manajemen Strategi

  • adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan dan pengevaluasian keputusan yang berfokus pada proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran
Tujuan Strategi

  • Menjaga kepentingan banyak pihak
  • Memberi arah untuk mencapai tujuan
  • Mengantisipasi perubahan'
  • Mencapai efektivitas serta efisiensi
Fungsi Manajemen Strategi

  • Membantu membuat keputusan terbaik
  • Meningkatkan kemampuan untuk mengatasi masalah (Problem Solving)
  • Meningkatkan keuntungan atau provit perusahaan
  • Meningkatkan efektivitas dan efisiensi setiap kegiatan operasional perusahaan
Tahapan Manajemen Strategi

  1. Tahap perumusan strategi
  2. Tahap implementasi
  3. Tahap Evaluasi Strategi
Manfaat

  1. Memberikan arah jangka panjang yang akan di tuju
  2. Membantu organisasi beradaptasi pada perubahan yang terjadi
  3. Membuat suatu organisasi menjadi lebih efektif
  4. keterlibatan anggota organisasi dalam pembuatan strategi akan lebih memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya
  5. mengidentifikasikan keunggulan komparatif suatu organisasi dalam lingkungan yang semakin beresiko

Pengertian Manajemen

Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasia, penggerakan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan-tujuan tertentu dengan menggunakan SDM dan SDA yang ada

Hal Penting Dalam Manajemen

  • Adanya tujuan yang ingin di capai
  • Tujuan dapat di capai dengan menggunakan kegiatan orang lain
  • kegiatan-kegiatan orang laiin itu harus di bimbing dan di awasi
Fungsi Manajemen Menurut G.R. Terry

  1. Planning (Perencanaan)
  2. Organizing (Pengorganisasian)
  3. Penggerakan (Actuating)
  4. Pengawasan (Controlling)
Peran Manajemen Dalam Organisasi

Organisasi adalah sekumpulan orang yang memiliki visi dan misi yang sama. Dalam organisasi tidak hanya terdapat manusia, melainkan juga ada struktur dan tujuan. Untuk mencapai tujuan tersebut, tidak hanya melibatkan manusia saja, melainkan juga sumber daya lain, seperti dana, mesin, dan cara kerja yang penting bagi organisasi untuk di proses guna mencapai tujuannya. Manajemen diperlukan untuk mengelola dan mengatur jalannya organisasi agar dapat mencapai tujuan yang di inginkan.

Tipe kegiatan Manajemen

    1. Perencanaan Strategik

        Merupakan kegiatan manajemen tingkat atas, sebagai proses evaluasi lingkungan luar organisasi            dan penerapan tujuan organisasi

    2.  Pengendalian Manajemen

           Sistem untuk meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang sudah di tetapkan               secara efektif dan efisien

    3. Pengendalian Operasional

           Sistem untuk meyakinkan bahwa tiap-tiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan               efisien

Tipe Keputusan Manajemen

  1. Keputusan Terprogram (Progammed Decision)
  2. Keputusan Setengah Terprogram (Semi - Programmed Decision)
  3. Keputusan Tidak Terprogram (Non - Programmed Decision)
Referensi

Kang Atep Afia Channel. 2022 "Perencanaan Strategi Manajemen Strategi dan Kepemimpinan (#OMPI02B)" https://www.youtube.com/watch?v=DDU8QNXwW_o&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=2

Kang Atep Afia Channel. 2022 "Manajemen itu Ketika Urusan Diurus oleh Pengurus (#OMPI01C)" https://www.youtube.com/watch?v=_YIDBW1T4nQ&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=5 

Penerapan Manajemen dan Perencanaan Strategi dalam Organisasi

Luthfia Hamidah (@34-Luthfia)

 

Pengertian Manajemen

Manajemen merupakan ilmu atau proses tentang upaya manusia dalam menentukan serta mencapai tujuan dengan menggunakan SDM dan SDA yang ada secara efektif maupun efisien. Manajemen perlu dilakukan guna mencapai tujuan atau target dari individu ataupun kelompok tersebut secara kooperatif menggunakan sumber daya yang tersedia.

 

Prinsip Manajamen

1.       Pembagian kerja (Division of Work): Pembagian kerja harus sesuai dengan kemampuan dan keahlian tenaga kerja agar efektivitas dan efisiensi.

2.       Wewenang dan tanggung jawab (Authority and Responsibility): Setiap pekerjaan harus memberikan tanggung jawab sesuai wewenangnya.

3.       Disiplin (Discipline): Disiplin merupakan kepatuhan dan ketaatan pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

4.       Kesatuan Perintah (Unity of Command): Karyawan perlu mengetahui pihak yang harus bertanggung jawab sesuai wewenangnya.

5.       Kesatuan Arah (Unity of Direction): Kegiatan dalam organisasi sebaiknya diarahkan oleh satu orang saja dengan menggunakan satu perencanaan.

6.       Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi (Subordination of Individual Interest to the Common Good): Kepentingan organisasi secara keseluruhan harus berada di atas kepentingan pribadi.

 

Unsur Manajemen

1.       Man (Manusia): Unsur manajemen yang paling penting dalam mencapai tujuan perusahaan adalah sumber daya manusia.

2.       Methods (metode): Methods atau metode adalah unsur manajemen yang diperlukan untuk mengatur prosedur maupun standar operasional berjalannya suatu kegiatan.

3.       Machines (mesin): Machines atau mesin adalah unsur manajemen yang berupa barang. Mesin dapat berupa peralatan logistik maupun teknologi yang dibutuhkan dalam suatu kegiatan.

4.       Materials (bahan): Materials atau bahan adalah unsur manajemen berupa bahan baku yang dibutuhkan dalam suatu kegiatan. Pemilihan bahan baku hingga penggunaanya harus dilakukan sebaik dan seefektif mungkin sehingga tidak ada bahan yang terbuang sia-sia.

5.       Money (uang): Money atau uang merupakan unsur yang mendasari semua kegiatan. Uang harus dikelola dengan bijak dan efisien.

6.       Market (pasar): Market atau pasar adalah unsur selanjutnya dari manajemen terutama untuk bisnis atau usaha.

 

Perencanaan

Perencanaan berasal dari kata rencana, artinya rancangan atau rangka sesuatu yang akan dikerjakan. Dari pengertian sederhana tersebut dapat diuraikan beberapa komponen penting, yakni tujuan (apa yang ingin dicapai), kegiatan (tindakan-tindakan untuk merealisasikan tujuan) dan waktu (kapan bilamana kegiatan tersebut hendak dilakukan). Perencanaan strategis merupakan perencanaan untuk mencapai tujuan organisasi dengan menggunakan sumber daya yang ada. Perencanaan strategis sangat penting dalam organisasi karena perencanaan strategis ini berlaku bagi organisasi secara keseluruhan.

 

Bagaimana Melakukan Sebuah Perencanaan Strategis?

Sebuah organisasi harus memiliki tools atau alat untuk mengembangkan strategi manajemen yang menjamin tercapainya kinerja (performance) yang optimal kedepannya.

Sebuah organisasi juga harus memiliki kerangka kerja (framework) yang bertujuan agar dapat mengelola sesuatu kedepannya, mengelola situasi yang sangat komplek, dapat mengembangkan arah dan tujuan serta mampu mengintegrasikan unsur belajar bersama dalam proses perencanaan.

 

Pentingnya Perencanaan Strategis

Terdapat 3 alasan pentingnya perencanaan strategis:

1.       Kebutuhan akan perencanaan strategis makin dirasakan dalam kehidupan organisasi. Karena, sebuah perencanaan strategis merupakan titik awal dalam memahami dan menilai tindakan dalam sebuah organisasi.

2.       Perencanaan Strategis memberikan kerangka dasar bagi perencanaan lain. Karena, semua kegiatan organisasi akhirnya bergantung pada strateginya sebagai batasan yang dapat memberikan gambaran secara umum untuk proses perencanaan berikutnya.

3.       Memahami perencanaan strategis (yang bisa sangat rumit dan canggih) memudahkan untuk memahami perencanaan lainnya. Maka dari itu setiap organisasi harus memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang perencanaan yang memiliki posisi utama sebagai dasar dari keseluruhan perencanaan.

 

Referensi

TENTANG MANAJEMEN DAN PENERAPANNYA DALAM BERAGAM ORGANISASI (TERMASUK INDUSTRI) (#OMPI01A)

https://www.youtube.com/watch?v=rRvO46wlzw&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=7&t=23s

 

 PERENCANAAN STRATEGIS UNTUK KEBERHASILAN ORGANISASI (#OMPI02A)

https://www.youtube.com/watch?v=YOGeSWqYtjs&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=4&t=52s

PERENCANAAN MANAJEMEN DALAM MENGELOLA SEBUAH ORGANISASI BISNIS

 Oleh : Indah Setyawati (@B14 - Setyawati)

Gambar 1. mind mapping

Pengertian Manajemen

Manajemen adalah sebuah proses dimana untuk mengatur sesuatu yang dilakukan dan dijalankan oleh sebagian kelompok atau organisasi dimana mereka memiliki tujuan yang dapat dicapai dengan cara bekerja sama. Proses ini juga didukung dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. Sebuah organisasi yang sedang berkembang tentunya membutuhkan manajemen dalam mengatur perkembangan organisasinya. 


Pengertian Organisasi Bisnis

Organisasi bisnis berasal dari 2 kata, organisasi dan juga bisnis. Bisnis sendiri merupakan semua aktivitas yang telah diorganisasikan oleh sejumlah orang  di bidang industri. Sedangkan organisasi lebih merujuk ke perkumpulan orang serta aktivitas guna mencapai suatu tujuan tertentu.

Menurut Raymond Em Glos menyatakan pengertian organisasi bisnis di dalam bukunya yang berjudul “Business: Its Nature and Enviroment: An Introduction”. Menurutnya, bisnis merupakan semua kegiatan yang telah diorganisasikan oleh banyak orang yang mana mereka berkecimpung di dunia perindustrian dan kemudian sebuah organisasi atau perusahaan akan melakukan berbagai perbaikan standar serta kualitas produknya.


Pengertian Perencanaan

Perencanaan adalah fungsi manajemen yang pertama dan terpenting. Itu dibutuhkan di setiap tingkat manajemen. Dengan tidak adanya perencanaan, semua kegiatan bisnis organisasi akan menjadi tidak berarti. Pentingnya perencanaan semakin meningkat mengingat ukuran organisasi yang semakin besar dan kompleksitasnya.

Perencanaan kembali menjadi penting karena lingkungan bisnis yang tidak pasti dan terus berubah. Dengan tidak adanya perencanaan, mungkin bukan tidak mungkin tetapi pasti sulit untuk menebak kejadian yang tidak pasti di masa depan.


Manfaat Perencanaan

berikut ini beberapa manfaat perencanaan: 

  • Mengarah pada tindakan yang bertujuan.
  • Menghindari kesalahan atau risiko.
  • Memungkinkan pendelegasian tugas (kekuasaan).
  • Memungkinkan koordinasi.
  • Metode yang digunakan bisa lebih baik.
  • Bisa berhemat atau ekonomis dana.
  • Bisa menghemat tenaga manajemen.
  • Sebagai dasar untuk pengendalian.

LANGKAH-LANGKAH PERENCANAAN STRATEGIS

  1. Penentuan Tujuan (Visi, Misi)
  2. Pengembangan Profil Perusahaan/Organisasi
  3.  Analisa Lingkungan Eksternal
  4.  Analisa Internal Perusahaan, Kekuatan dan Kelemahan Organisasi.
  5.  Identifikasi Kesempatan dan Ancaman Strategi.
  6.  Pembuatan Keputusan Strategi, Mencakup Identifikasi, Penilaian dan Pemilihan Berbagai Alternatif Strategi
  7. Pengembangan Strategi Perusahaan/organisasi.
  8. Implementasi Strategi.
  9. Peninjauan Kembali Dan Evaluasi.

Kesimpulan

    Untuk mengelola organisasi bisnis diperlukan pengelolaan atau manajemen serta orang yang bertanggung jawab yang disebut manajer. Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan. Kegiatan yang ada dalam organisasi atau perusahaan antara lain meliputi kegiatan pemasaran, produksi, personalia, keuangan dan administrasi keuangan.

Referensi

Fiki Ariyanti. Manajemen, Pengertian Manajemen, Fungsi, dan Jenis Keilmuan yang Harus Kamu Tahu. cermati.com.

URGENSI PERENCANAAN DALAM MENGELOLALA ORGANISASI BISNIS. Diakses melalui https://youtu.be/KWZIKWGZ5Dk

TENTANG MANAJEMEN DAN PENERAPANNYA DALAM BERAGAM ORGANISASI. Diakses melalui https://youtu.be/rRvO4-6wlzw

 

 

 


Analisis Manajemen dalam Pengelolaan dan Perencanaan Terhadap Organisasi

 Analisis Manajemen dalam Pengelolaan dan Perencanaan Terhadap Organisasi

Ryan Setya Rama (@B22-Ryan)


Manajemen



definisi manajemen


Manajemen merupakan ilmu atau proses tentang upaya manusia dalam menentukan serta mencapai tujuan dengan menggunakan SDM dan SDA yang ada secara efektif maupun efisien. Manajemen perlu dilakukan guna mencapai tujuan atau target dari individu ataupun kelompok tersebut secara kooperatif menggunakan sumber daya yang tersedia.


Prinsip Manajamen 


  1. Pembagian kerja (Division of Work)
  2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and Responsibility)
  3. Disiplin (Discipline)
  4. Kesatuan Perintah (Unity of Command)
  5. Kesatuan Arah (Unity of Direction)
  6. Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi (Subordination of Individual Interest to the Common Good)

Unsur Manajemen

  •  Man (Manusia)
  • Methods (metode)
  • Machines (mesin)
  • Materials (bahan) 
  • Money (uang) 
  • Market (pasar)

Fungsi Manajemen


  1. Perencanaan 
  2. Pengorganisasian
  3. Penyutradaraan
  4. Kepemimpinan
  5. Motivasi

Organisasi

Definisi Organisasi 


Organisasi merupakan sebuah wadah untuk sekumpulan orang yang bekerja sama secara rasional serta sistematis yang terpimpin. Organisasi dibedakan menjadi dua jenis :
  • Organisasi Formal 
  • Organisasi Informal

Perencanaan

definisi perencanaan


perencanaan adalah suatu upaya dalam menentukan berbagai hal yang hendak dicapai atau tujuan di masa depan dan juga untuk menentukan beragam tahapan yang memang dibutuhkan demi mencapai tujuan tersebut.


Proses Perencanaan 

  • Menetapkan target atau tujuan
  • Merumuskan keadaan saat ini
  • Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan
  • Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan

Manfaat Perencanaan

  1. Metode yang digunakan bisa lebih baik.
  2. Bisa berhemat atau ekonomis dana.
  3. Bisa menghemat tenaga manajemen.
  4. Sebagai dasar untuk pengendalian.
  5. Mengarah pada tindakan yang bertujuan.
  6. Menghindari kesalahan atau risiko.


Referensi


https://www.youtube.com/watch?v=rRvO46wlzw&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=7&t=23s 

https://www.youtube.com/watch?v=YOGeSWqYtjs&list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs&index=4&t=52s

Sunday, March 20, 2022

PROSES PERENCANAAN KEBIJAKAN DAN STRATEGI DALAM MANEJEMEN ORGANISASI PERUSAHAAN

 


Oleh: Fauzi Ardiansyah (@B21-Fauzi)

KONSEP PERENCANAAN

        Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.


TUJUAN PERENCANAAN

1.      Memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial.

2.      Mengurangi ketidakpastian dan meminimalisir pemborosan

3.      Menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya, yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian.

 

MANFAAT PERENCANAAN

1.      Memberikan arah tindakan pada organisasi.

2.      Memfokuskan perhatian pada sasaran-sasaran dan hasil-hasil yang hendak dicapai.

3.      Menetapkan dasar bagi kerjasama tim.

4.      membantu mengantisipasi permasalahan dengan memperhitungkan situasi yang akan terjadi

 

LINGKUP & JENIS PERENCANAAN

1.      Rencana Strategis

2.      Rencana Taktis

3.      Rencana Operasional

4.      Rencana Kontijensi

5.      Ongoing Plans

 

Manejemen

Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan2 tertentu dg menggunakan SDM dan SDA yang ada. Manajemen merupakan ilmu tentang upaya manusia untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimilikinya untuk mencapai tujuan yg diinginkan secara efektif dan efisien

Manajemen dan organisasi memiliki hubungan yang erat dimana organisasi merupakan wadah atau tempat manajemen untuk melakukan kegiatan/mengatur berjalannya kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Agar tujuan yang telah ditetapkan dalam sebuah organisasi dapat tercapai dengan baik, maka dibutuhkan pengolahan sumber daya dalam manajemen.Sumber daya dapat berupa manusia, alam, informasi, teknologi, dan lain-lain. Kemudian, sumber daya tersebut akan melalui proses manajemen yang didalamnya terdapat 4 proses, yaitu:

 

1.      Planning          : Pada proses ini ditentukan tujuan dan cara pencapaian yang terbaik

 

2.      Organizing      : Dalam proses ini ditentukan apa saja aktivitas/kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 

3.      Leading           : Memotivasi anggota agar rencana yang telah dibuat dapat dilakukan

 

4.      Controlling      : Proses monitoring dan perbaikan dari aktivitas yang sedang dijalankan.

 

UNSUR MANAJEMEN

Unsur manajemen terdiri dari "6M" yaitu:

1.      Man (Manusia)

2.      Material (Barang)

3.      Machine (Mesin)

4.      Money (Uang)

5.      Method (Metode)

6.      Market (Pasar)

 

PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN

1.      Pembagian kerja

Bila ada kejelasan tentang siapa mengerjakan apa, maka kelompok akan lebih berhasil dan berdaya guna, karena baik cara kerjanya.

2.      Disiplin

Ketaatan kepada peraturan yang telah disepakati bersama dan kesadaran anggota yang tinggi tentang tanggungjawab dan tugastugasnya amat menentukan keberhasilan manajemen

3.      Kesatuan

Perintah Perlu adanya kesatuan perintah untuk menghindari kesimpangsiuran.

4.      Kesatuan Arah

Kesepakatan arah merupakan hal yang mengikat kelompok, dimana kepentingan bersama diatas individu

5.      Mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi Setiap orang dalam organisasi harus mengutamakan kepentingan bersama (organisasi), di atas kepentingan pribadi. Misalnya pekerjaan kantor sehari-hari harus diutamakan daripada pekerjaan sendiri.

 

Referensi

PROSES PERENCANAAN KEBIJAKAN DAN STRATEGI (#OMPI02C) di akses melalui :

https://youtu.be/y8GN4Y7fN-g

TENTANG MANAJEMEN DAN PENERAPANNYA DALAM BERAGAM ORGANISASI (TERMASUK INDUSTRI) (#OMPI01A) di akses melalui :

https://youtu.be/rRvO4-6wlzw

 

 


Mengantisipasi Perubahan

 Perencanaan strategi adalah kegiatan yang menentukan tujuan dan mempertimbangkan lingkungan internal dan eksternal untuk merancang mengimplementasikan menganalisis dan menyesuaikan strategi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif sedangkan manajemen strategi adalah seni dan ilmu penyusunan dan penerapan dan evaluation keputusan - keputusan yang berfokus pada proses penetapan tujuan organisasi pengembangan kebijakan dan perencanaan manajemen strategi 3 tujuan,yaitu 

1.Menjaga kepentingan banyak pihak 

    dikarenakan dalam pelaksanaan harus mementingkan pihak lain yang berkaitan dengan urusan           manajemen sebisa mungkin,jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan dengan pengambilan       keputusan atau rencana kegiatan yang akan dilakukan

2.memberi arah untuk mencapai tujuan 

    memberikan arah ataupun panduan agar perusahaan itu mencapai tujuan yang sudah dirumuskan

3.mengantisipasi perubahan 

   perubahan akan selalu ada dimanajemen strategi menjadi acuan sebagai pedoman untuk       mengendalikan dan sebagai langkah adaptasi terhadap adanya kemungkinann perubahan tersebut       maka terdapat tiga hal penting dalam manajemen yaitu 

    1.adanya tujuan yang ingin dicapai kemudian 

        untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada diperusahaan.

    2 tujuan dapat dicapai 

        dengan menggunakan kegiatan orang lain dan maksudnya disini adalah tujuan bersama yang                   dilakukan oleh banyak orang untuk mencapai suatu tujuan

    3.kegiatan-kegiatan orang lain itu harus dibimbing dan diawasi manajemen Dalam praktiknya terbagi         menjadi dua yaitu subjek dan objek dimana subjek merupakan orang yang mengatur jalannya                 manajemen atau sering kita kenal sebagai manajer atau jika objek adalah hal yang diatur itu                     sendiri


refrensi

https://youtu.be/DDU8QNXwW_o?list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs (OMPI02B)


https://youtu.be/_YIDBW1T4nQ?list=PLVyZVPSRXKXjntjNwU30kl7tbDWPUqqHs (OMPI01C)

Perencanaan Merupakan Kegiatan Pertama dalam Proses Manajemen

 


Oleh: Laykha Fitriani Az Zahra (@B17-Layka)


PENGERTIAN MANAJEMEN

Secara Etimologi kata manajemen diambil dari bahasa Perancis kuno, yaitu menagement, yang artinya adalah "seni dalam mengatur dan melaksanakan". Manajemen dapat juga didefinisikan sebagai upaya perencanaan, pengkoordinasian, pengorganisasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efisien dan efektif.

 

PENGERTIAN PERENCANAAN

Dalam manajemen, Perencanaan ialah proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan. Perencanaan adalah bentuk kegiatan untuk menentukan apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya. Perencanaan merupakan proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan meliputi tindakan memilih dan menghubungkan fakta-fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dalam hal memvisualisasikan serta merumuskan aktivitas-aktivitas yang diusulkan serta dianggap perlu untuk mencapai hasil terbaik. "theory of planning", teori perencanaan dapat dimaknai sebagai ide atau gagasan yang menjelaskan tentang prosedur yang terangkai secara logis untuk mencapai satu atau beberapa tujuan yang telah ditetapkan. "theory in planning", merujuk pada upaya untuk menemukan argumen- argumen substansial yang dipandang mampu atau layak dijadikan landasan perencanaan.

 

ARTI PENTING PERENCANAAN

·         Tanpa adanya sebuah perencanaan berarti tidak ada tujuan yang ingin dicapai.

·         Tanpa perencanaan tidak ada pedoman pelaksanaan sehingga banyak pemborosan

·         Perencanaan adalah dasar pengendalian, karena tanpa ada rencana, pengendalian tidak dapat dilakukan

·         Tanpa perencanaan, tidak ada keputusan dan proses manajemen

 

FUNGSI PERENCANAAN

Adapun fungsi dari perencanaan itu sendiri, yaitu sebagai berikut:

·         Perencanaan sebagai Pengarah Perencanaan akan menghasilkan upaya untuk meraih sesuatu dengan cara yang lebih terkoordinasi.

·         Perencanaan sebagai Minimalisasi Ketidakpastian Dengan adanya perencanaan, diharapkan ketidakpastian yang mungkin akan terjadi di masa yang akan datang dapat diantisipasi jauh-jauh hari.

·         Perencanaan sebagai Minimalisasi Pemborosan Sumber Daya Jika perencanaan dilakukan dengan baik, maka jumlah sumber daya yang diperlukan, dengan cara bagaimana penggunaannya, dan untuk penggunaan apa saja dengan lebih baik dipersiapkan sebelum kegiatan dijalankan.

·         Perencanaan sebagai Penetapan Standar dalam Pengawasan Kualitas Perencanaan berfungsi sebagai penetapan standar kualitas yang harus dicapai oleh perusahaan dan diawasi pelaksanaannya dalam fungsi pengawasan manajemen.

 

MANFAAT PERENCANAAN

Adapun manfaat dari perancangan itu sendiri, ialah sebagai berikut:

1.       Memberikan arah tindakan pada organisasi.

2.       Memfokuskan perhatian pada sasaran-sasaran dan hasil-hasil yang hendak dicapai.

3.       Menetapkan dasar bagi kerjasama tim.

4.       Membantu mengantisipasi permasalahan dengan memperhitungkan situasi dan perubahan lingkungan yang akan terjadi

5.       Memberikan arahan dalam pembuatan keputusan

6.       Perancangan merupakan prasyarat bagi terlaksananya fungsi-fungsi manajemen yang lain.

 

PRINSIP PERENCANAAN

Sebuah perancangan pasti juga memiliki sebuah prinsip. Adapun prinsip dari adanya perancangan, yaitu sebagai berikut:

1.       Planning harus betul-betul membantu tercapainya tujuan, maka kemungkinan tindakan yang dilakukan tidak terjadi kekeliruan sehingga tidak menimbulkan pengorbanan yang lebih besar.

2.       Planning harus merupakan kegiatan pertama dari seluruh proses manajemen (primary activity).

3.       Perencanaan harus mencakup seluruh kegiatan.

4.       Terdapat alternatif, baik menyangkut bahan, waktu, tenaga kerja, biaya, dan sebagainya.

5.       Perencanaan harus mempunyai nilai efisensi dan penghematan.

6.       Perencanaan harus mudah disempurnakan, diperbaiki, atau disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sewaktu-waktu berubah.

7.       Mempunyai strategi untuk dapat diterima oleh semua pihak, agar dapat terlaksanÄ… sebagaimana mestinya

 

KENDALA DALAM PERENCANAAN

Dalam sebuah perancangan tidak selalu berjalan dengan baik pasti ada beberapa kendala dalam proses perancangan tersebut, misalnya seperti ketidakmampuan dalam membuat rencana atau rencana yang tidak cukup Baik, lemahnya informasi dan terlalu berfokus pada masa kini, kurangnya sebuah komitmen dalam proses pembuatan rencana, serta terlalu mengandalkan diri pada unit/bagian Perencanaan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Kang Atep Afia Channel. 2022. “Manajamen Itu Ketika Urusan Di Urus oleh Pengurus (#OMPI01C)” [Video]. Youtube. https://youtu.be/_YIDBW1T4nQ

Kang Atep Afia Channel. 2022. “Perencanaan yang Baik Untuk Keberhasilan Pencapaian Visi dan Misi Organisasi (#OMPI02E)” [Video]. Youtube. https://youtu.be/Q1wp64IoH6M

Kang Atep Afia Channel. 2022. “Proses Perencanaan Kebijakan dan Strategi (#OMPI02C)” [Video]. Youtube. https://youtu.be/y8GN4Y7fN-g